Hidup Damai Dengan Corona Kunci Menuju Nabire Bebas Corona
NABIRE - Juru Bicara (Jubir) Tim Gugus Covid-19 Nabire, dr. Frans Sayori, M.Kes, saat dihubungi wartawan, Kamis (16/07) pukul 09.00 WIT meng
NABIRE - Juru Bicara (Jubir) Tim Gugus Covid-19 Nabire, dr. Frans Sayori, M.Kes, saat dihubungi wartawan, Kamis (16/07) pukul 09.00 WIT mengatakan, virus corona atau yang dikenal dengan Covid-19 tidak akan bisa berakhir, kalau tingkat kesadaran manusia itu sendiri masih tidak memperdulikan protokol kesehatan Covid-19.
Artinya, virus corona bisa dihindari dan dicegah dengan tetap menjalankan protocol kesehatan Covid-19, serta hidup berdamai dengan corona.
Berdamai ialah, menerapkan pola kehidupan sehari-hari kita dengan tidak melakukan kontak fisik atau bersalaman dengan orang lain yang baru kita temui, menggunakan masker dan rajin mencuci tangan dengan sabun, serta tidak bepergian keluar rumah jika tidak terlalu penting.
Kata Sayori, hasil Rapid Test adalah alat untuk screaning awal dimana orang tersebut di kategorikan reaktif atau non reaktif, reaktif belum tentu positif corona, harus di tindak lanjuti dengan uji Swab TCR.
Masa inkubasi adalah masa dimana orang tersebut melakukan karantina secara mandiri selama 14 hari dengan tetap mengedepankan protocol kesehatan Covid -19.
Sehingga, warga masyarakat Nabire harus paham dan mengerti bahwa Virus Corona tidak bisa di pastikan kapan berakhir dan kapan ada vaksinnya.
“setiap pasien yang konta erat dengan pasien positif Covid -19, kita lakukan penyelidikan epidemologi, dengan cara memeriksa semua pasien yang melakukan kontak erat dengan pasien positif covid -19.
Jadi kemarin data sudah masuk, ada salah satu penumpang Wing Air yang dating dari Jayapura dan dinyatakan positif semua keluarganya sudah kami periksa, termasuk dengan orang-orang dimana tempat dia bekerja, termasuk di klinik dimana pasien tersebut pertama di rawat,”ungkap, Sayori.
Lanjutnya, untuk saat ini Pasien tersebut sudah dilakukan tindakan perawatan dan isolasi di RSUD Nabire.
Secara medis tentunya, sesuai dengan protocol kesehatan orang yang tidak membawa virus dan dinyatakan sehat, baik itu berdasarkan hasil Rapid Test atau Swab Test bisa melakukan perjalanan keluar masuk suatu daerah.
Kalau, soal akses transportasi di tutup atau tidak itu bukan kewenangan dari Tim Gugus Tugas Covid -19.
“saya berharap warga masyarakat Nabire dapat berdamai dengan corona, dengan cara hidup dengan pola new normal dan mengedepankan protokol kesehatan covid -19.
Jangan berharap virus ini akan berakhir dengan cepat kalau kita sendiri tidak perduli dengan diri sendiri dan orang lain, cegah Covid -19 mulai dari dalam diri kita, keluarga dan orang lain,”pungkasnya. (cad)
Bagikan artikel ini



