NABIRE – Penjabat Bupati Nabire, dr. Anthon T. Mote, dijadwalkan akan tiba di Nabire hari ini, Selasa (29/3/21), setelah sehari sebelumnya (Senin kemarin, red) telah dilantik oleh Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal, SE, MM. Saat dikonfirmasi media ini melalui sambungan teleponnya, Penjabat Bupati Nabire, dr. Anthon, mengiyakan jika dirinya berencana akan ‘turun’ ke Nabire Selasa hari ini.

Kepada media ini Penjabat Bupati Nabire mengatakan, setelah dirinya dilantik dilanjutkan melakukan kunjungan ke asrama mahasiswa yang ada di wilayah Kota Jayapura. Agenda perdana setelah dirinya resmi menjabat Penjabat Bupati Nabire ini, salah satu tujuannya ingin melihat langsung kondisi asrama dan para penghuninya (mahasiswa, red).

Dilantik Sesuai SK Mendagri

Data yang dihimpun media ini, pelantikan dr. Anthon Mote sebagai Penjabat Bupati Nabire, didasarkan pada SK Mendagri Nomor 131.91-640 tahun 2021, tanggal 22 Maret 2021.

Dalam sambutannya, Wagub Klemen Tinal mengatakan, pelantikan Penjabat Bupati Nabire ini dipandang baik.  Mengingat situasi Pilkada di Nabire kemarin bahwa MK telah memutuskan dilakukan PSU, sehingga tidak boleh ada kekosongan jabatan.

Untuk itulah, selaku pemerintah Provinsi Papua, Klemen Tinal mengucapkan terima kasih kepada Mendagri sehingga hari ini tugas dan tanggung jawab Penjabat Bupati Nabire sudah bisa diisi.

Wagub berharap Penjabat Bupati Nabire yang dilantik bisa bertugas mengkoordinir semua hal hingga nanti ada Bupati Definitif.

“Koordinasi ini sangat penting apalagi dengan penyelenggara Pemilu, Forkopimda, Tokoh lainnya, sehingga PSU di Nabire bisa berkualitas baik dan memenuhi administrasi yang ada. Penjabat Bupati juga tidak boleh mengintervensi tetapi hanya bertugas koordinasi,” tandas Wagub.

Tinjau Asrama Nabire

Usai dilantik sebagai Penjabat Bupati Nabire, dr. Anthon Mote melakukan kunjungan ke Asrama Mahasiswa Nabire yang berlokasi di Padang Bulang, Abepura, Senin (29/03/21). Dalam kunjungan itu, dr. Anthon Mote menemui sejumlah penghuni asrama sekaligus melihat langsung kondisi asrama tersebut.

Dikatakan Penjabat Bupati Nabire, nantinya pihaknya berusaha agar asrama Padang Bulan bisa ditinjau oleh konsultan, apakah nantinya akan direnovasi atau dibangun.

Jika Bupati Definitif Nabire sudah terpilih, dirinya siap mengawal bersama-sama perwakilan penghuni asrama untuk menyerahkan proses perencanaan tersebut kepada Bupati Definitif.

Lanjutnya, di Jayapura sendiri, ada dua Asrama Nabire yaitu di Padang Bulan dan di Kampkey. Tentu tidak semuanya akan diperhatikan, tetapi salah satu diantaranya yang akan direhab. Tetapi jika keduanya berjalan maka semuanya akan dilakukan secara bertahap. (ros/ist)