Hari Ini, Parade Spektakuler NCF Akan Hibur Masyarakat Nabire
NABIRE – Hari ini, Sabtu (11/11) Nabire Creative Festival (NCF) akan menghibur masyarakat Kota Nabire dan sekitarnya dengan parade ke
Bagikan
NABIRE – Hari ini, Sabtu (11/11) Nabire Creative Festival (NCF) akan menghibur masyarakat
Kota Nabire dan sekitarnya dengan parade kendaraan hias dan busana artistik.
Parade ini spektakuler karena kendaraan akan dihias dengan prototype dari
potensi sumber daya alam Kabupaten Nabire dan busana yang didesigne dengan
barang bekas yang bernilai artistic. Hiburan masyarakat berupa parade akan
mulai star pada jam 13.30 waktu setempat. Parade kendaraan hias dan busana artistic tersebut merupakan “ide gila” menampilkan perubahan
Nabire yang baik, gagasam dari kereator-kreator seni yang tergabung di dalam
Nabire Creative Festival untuk menyemarakan Hari Pahlawan, 10 November 2017.
Dari gagasan “ide gila” inilah NCF bertekad menampilkan potensi sumber daya
local dan membangkitkan daya kreasi seni yang terpendam selama ini di tengah
masyarakat lewat kendaraan hias dan busana artistic sebagai sebuah hiburan yang
bernilai seni tinggi. Untuk memancing daya kreasi seni yang terpendam, NCF lewat hasil karya team kreator,
memperkenalkan potensi sumber alam local kabupaten Nabire yang merupakan
satu-satunya di Papua yakni prototype Ikan Hiu Paus dari Kwatisore dan burung
khas Papua, Cenderawasih pada saat pembukaan Roadrace, sebulan lalu. Hari ini, NCF akan menggelar parade kendaraan hias yang mengangkat potensi sumber daya alam
local lewat kendaraan hias dari warga kota Nabire yang akan memperkenalkan
potensi lokal daerah ini kepada masyarakat di kota Nabire. Disamping itu,
parade busana artistic, busana yang unik dan memiliki nilai seni yang tinggi
dengan memanfaatkan bahan-bahan bekas dan bahan local. Parade busana artistic
ini menjadikan Nabire sebagai kota pertama di tanah Papua yang menampilkan
busana artistic. Busana artistic dari Bali dan Negara-negara barat yang selama
ini kita tonton lewat televi, warga Nabire bisa menyaksikannya langsung dari
depan mata di Jalan Merdeka, siang hingga sore ini. Dalam rapat Panitia Penyelenggara yang dihelat awal pekan ini menyepakati, parade kendaraan
hias dan busana artistik akan dilaksanakan mulai jam 1.30 siang dengan rute
sepanjang jalan Merdeka, mulai star dari depan SMP Anthonius dan kembali finish
di depan SMP YPPK St Anthonius. Masing-masing peseta, baik itu kendaraan hias
maupun peragaan busana artistic akan menempuh jalan Merdeka selama 90, sejak
star hingga finish. Panitia juga menyepakati daerah hijau, bebas untuk penonton sehingga warga hanya bisa
menonton parade dari pinggir jalan, tidak masuk di dalam areal parade termasuk
jalur hijau. Hal ini menjadi catatan sendiri karena, dari sejumlah busana artistic akan ditampilkan,
personil dari NCF merancang busana artistic selebar 6 meter, sama dengan lebar
jalan raya. Sekalipun parade kendaraan hias lewat prototype potensi local daerah ini dan busana artistic ini menarik
untuk diabadikan dan selfie ria tetapi panitia penyelenggara membatasi warga
untuk selfie bersama di dalam arena parade karena peserta parade tidak bisa
distopkan dan macet di dalam perjalanan peragaan selama berada di arena. Sebab,
terhentinya di dalam perjalanan peragaan, baik itu kendaraan hias maupun busana
artistic saat parade akan mengurangi nilai dari peserta yang bersangkutan. Karena, parade busana artistic dan kendaraan hias akan dinilai oleh dewan juri untuk memilih
peserta parade kendaraan hias dan busana artistic yang terbaik. Salah satu
criteria yang akan mengurangi nilai peserta adalah terhenti dan tidaknya selama
parade berlangsung sebab itu akan mempengaruhi jarak dan jalannya parade.
Ketua Panitia
Penyelenggara Parade Kendaraan Hias dan Busana Artistic, Ibu Yufinia Mote dalam
rapat panitia mengingatkan masalah sampah di Kota Nabire merupakan masalah yang
serius. Oleh karena itu, ibu Yufinia meminta kepada penyelenggara dan seluruh
warga kota yang akan menyaksikan parade spektakuler ini agar memperhatikan
sampah di dalam kota dengan menjaga kebersihan di sekitar kita masing-masing
indiviu. (ans)
Bagikan artikel ini



