NABIRE - Serangan Covid-19 telah merumahkan semua aktifitas publik, termasuk ruang kelas di masing-masing kelas terpaksa ditutup. Kini guru-guru (tenaga edukatif) dari berbagai jenjang pendidikan di Kabupaten Nabire merelakan dirinya untuk menerima vaksin dari Gugus Tugas Covid-19 demi membuka ruang kelas seperti sedia kala.

Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Nabire, Viktor Fun menyebutkan, sebanyak 1.000 guru telah divaksin untuk persiapan tatap muka di sekolahnya masing-masing.

“Kami memberikan 1.000 vaksin kepada 1.000 guru adalah dalam rangka persiapan pelaksanaan tatap muka untuk anak-anak kita seperti sedia kala,” kata Viktor belum lama ini di SMU Negeri 01 Nabire.

Dikatakan Viktor, Pemkab memprioritaskan kepada guru-guru sehingga terbanyak menerima vaksin ketimbang instansi lain. Hal ini dilakukan semata-mata untuk kegiatan belajar mengajar (KBM) dapat segera dibuka kembali.

Ia berharap, guru-guru yang telah menerima vaksin menjadi corong gugus tugas Covid-19 dalam memberikan informasi bahwa vaksin tidak berefek samping, aman dan halal terutama kepada para siswa/i dan kepada khalayak umum.

“Harapan kami kepada bapa ibu guru sekalian untuk dapat mensosialisasikan kepada murid-murid dan kepada publik bahwa vaksin itu aman dan halal. Agar semua pihak merelakan dirinya untuk menerima vaksin,” pinta Viktor.

Diimbuhkan Viktor, sebagai contoh awal bahwa vaksin itu aman dan halal, dirinya bersama Sekda dan Bupati telah divaksin gugus tugas Covid-19.

“Kami juga sudah divasin. Saya, Pak Sekda dan Pak Bupati pada bulan Januari lalu adalah sebagai contoh bahwa vaksin ini aman dan tidak ada efek samping,” pungas Fun. (eby)