NABIRE - Gubernur Provinsi Papua Tengah, Meki F. Nawipa menyatakan siap menyukseskan acara perayaan penthabisan Uskup Keuskupan Timika Mgr Bernardus Bofitwos Baru. Sesuai rencana penthabisan tersebut akan dilaksanakan di Gereja Katedral Tiga Raja Timika, Rabu (14/5/2025) mendatang.

“Ketua Panitia Penthabisan Uskup, Pa John Rettob sudah bertemu saya tadi (Senin, 17/3/25 red) dan menyampaikan beliau mendapat tugas dari pihak Keuskupan Timika dan dewan pastoral serta umat menjadi ketua umum tahbisan uskup terpilih Timika. Kami sudah bicarakan semua dan tinggal kita sukseskan pada tanggal 14 Mei 2025 mendatang,” tutur Meki melalui keterangan tertulis yang diterima dapur redaksi Papuapos Nabire, Selasa (18/3/25) siang.

Dikatakan Meki, sebagai bentuk partisipasi pemerintah dalam menyukseskan agenda gereja di Keuskupan Timika, Pemprov siap memberikan dukungan sepenuhnya kepada panitia dan pihak gereja agar agenda penthabisan berjalan sesuai harapan masyarakat Papua Tengah.

“Ini kan sebagai bentuk partisipasi pemerintah kepada agenda keagamaan, kami siap mendukung panitia dan pihak gereja Katolik Keuskupan Timika agar acara penthabisan tersebut berjalan sesuai harapan dan keinginan kita semua di Papua Tengah,” kata Meki.

Lanjut Meki, apresiasi atas kepercayaan keuskupan Timika, dewan pastoral, dan umat kepada John Rettob (bupati terpilih Mimika periode tahun 2025-2030) mengemban tugas tersebut.

“Saya apresiasi kepercayaan pihak geraja kepada Pa John dan semoga tugas yang dipercayakan itu ditunaikan dengan penuh tanggung jawab,” harap Meki.

Gubernur Meki mengajak, Orang Asli Papua (OAP) hendaknya mengucap syukur kepada Tuhan atas karya agung-Nya sehingga imam Katolik putra asli Tanah Papua kedua, Pastor Bernardus Baru, OSA diangkat menjadi Uskup baru Timika. Setelah Ukup Keuskupan Jayapura Mgr Yanuarius M You, juga merupakan jawaban Tuhan atas doa dan tangisan umat Katolik di tanah Papua

“Mari kita (orang asli Papua) mengucap Syukur kapada Tuhan atas karya agung-Nya sehingga imam Katolik putra asli tanah Papua diangkat menjadi uskup baru Timika, setelah uskup Jayapura, Mgr Yan Maatopai You. Mari kita bersyukur kepada Tuhan karena ini juga jawaban Tuhan atas doa-doa umat Katolik di tanah Papua,”imbuhnya.

Pasalnya menurut Meki, doa dan penantian panjang selama lima tahun lebih sejak Uskup Timika Mgr John Philip Saklil meninggal, akhirnya didengar Tuhan sehingga saat ini umat Katolik memiliki Uskup baru putra asli Papua. Amazing grace, amazing grace (berkat luar biasa).

“Kami juga ikut bersyukur dan bahagia, dimana wilayah pelayanan gerejawi di Papua Tengah. Saya juga bangga tokoh Katolik Pak John dipercayakan sebagai ketua panitia thabisan. Kami siap menyukseskan acara ini dan berharap lancar dan sukses,”kata Meki. (you)