Gubernur Papua Tengah Ajak IMI Bawa Dunia Otomotif ke Panggung Nasional

NABIRE - Pengurus Ikatan Motor Indonesia (IMI) Provinsi Papua Tengah resmi dilantik, Sabtu (23/8/2025), di Hotel Carmel, Nabire. Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, yang diwakili Pj Sekretaris Daerah (Sekda) dr. Silwanus Sumule, menyebut pelantikan ini sebagai momentum penting untuk membawa dunia otomotif Papua Tengah ke level yang lebih tinggi.
Dalam sambutannya, Silwanus Sumule menegaskan, acara ini bukan sekadar seremonial, melainkan awal dari suatu perjalanan panjang untuk mengibarkan nama Papua Tengah di kancah nasional dan internasional. Pelantikan ini, menurutnya, adalah ajang untuk menyalakan api semangat berprestasi, kebersamaan dan perubahan.
Atas nama Pemerintah Provinsi Papua Tengah, Pj Sekda Silwanus Sumule mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Ia meyakini bahwa jabatan yang diemban adalah sebuah amanah yang harus dijalankan dengan kesungguhan hati.
"Tugas yang akan pengurus emban bukan ringan, namun jika dijalankan dengan kompak dan saling menopang, saya yakin semua rintangan akan dapat kita lalui," ujar dr. Silwanus.
Ia juga menekankan pentingnya kekompakan sebagai kunci utama keberhasilan organisasi. Lebih dari sekadar organisasi otomotif, IMI Papua Tengah dianggap sebagai wadah strategis untuk pembentukan karakter, disiplin dan sportivitas.
"Ini adalah ruang untuk membentuk karakter dan lebih penting dari itu adalah sportivitas," tambahnya.

Ia berharap IMI bisa menjadi mitra strategis pemerintah, menyalurkan energi positif dari para pemuda ke jalur yang benar, yaitu jalur prestasi, inovasi dan keselamatan.
"Melalui organisasi ini, kita bisa menyalurkan energi dari anak-anak muda yang penuh adrenalin ke jalur yang benar," katanya.
Sebagai penutup sambutan, dr. Silwanus menyampaikan beberapa pesan penting dari Gubernur Meki Nawipa. Pesan pertama adalah agar IMI menjaga kekompakan dalam kepengurusan. Ia menegaskan, tanpa kekompakan, semangat akan goyah dan tantangan akan terasa lebih berat.
Pesan kedua, ia meminta IMI untuk membina para pecinta otomotif agar menjadi tertib, kreatif dan berprestasi, sehingga dunia otomotif di Papua Tengah tidak hanya hidup tetapi juga dihormati.
Ketiga, Pemerintah Provinsi Papua Tengah berharap IMI dapat menyelenggarakan event otomotif yang menarik perhatian nasional dan internasional.
Pesan terakhir, ia menekankan pentingnya kolaborasi dengan pemerintah, dunia usaha dan masyarakat agar otomotif menjadi bagian dari pengembangan ekonomi kreatif dan pariwisata.
Selain itu, IMI harus menjadi teladan dalam keselamatan berlalu lintas, membuktikan bahwa dunia otomotif bukan hanya soal kecepatan, tetapi juga kedisiplinan dan keselamatan.(sam)
Bagikan artikel ini



