Gubernur Papua Sarankan Bupati Bangun Daerah dengan Baik
JAYAPURA – Langkah tepat dan program stategis dilakukan di masa kepemimpinan Gubernur Papua Lukas Enembe, SIP,MH dan Wakil Gubernur Kl
Bagikan
JAYAPURA – Langkah tepat dan program stategis dilakukan di masa kepemimpinan Gubernur Papua Lukas Enembe, SIP,MH dan Wakil Gubernur Klemes Tinal dengan berbagai gebrakan dan program pembangunan. Kondisi secara umum di Papua yang belum diketahui oleh pemerintah pusat, Jakarta itu dengan target dana Otonomi Khusus (Ostus) akan berakhir tahun 2022. Fokus program Gubernur Papua, dana Otsus yang dikelola oleh para bupati di tanah Papua adalah 80 persen dan upaya yang lain gubernur yakni investasi dana Freeport sekarang sudah disetujui pemerintah pusat 10 pensen, yang akan dikelola Papua. Maka, terobosan yang dilakukan Gubernur Papua adalah para bupati di daerah harus bekerja dengan sungguh-sungguh untuk membangun daerah dan memperbaiki ekonomi masyarakat di daerah . “Pemerintahan daerah dikelola secara sehat dan kreatif. Masalah infrastruktur dan jalan raya di lima wilayah adat di Papua, terutama menjadi perhatian kabupaten perintis dan diperbatasan dan direncanakan yang telah disurvei 12 buah pelabuhan, termasuk kota Jayapura dan akan dibangun 13 ribu rumah layak huni di Papua,” tegas Enembe. Bidang pendidikan, program PAUD dan pendidikan 9 tahun, program 15K dan program 30K adem dan adik. Pertanahan dan agraria serta terkait urusan Badan Pusat Statistik Kota/Kabupaten menyangkut jumlah penduduk, mesti didata secara baik dan benar orang asli Papua. Upaya dan program tenaga kesehatan bidang medis juga jadi perhatian pemerintah, kiranya ditempatkan di kabupaten terjauh program kaki telanjang bidang kesehatan. Bupati dan wakil bupati di daerah soal gizi buruk, apalagi kasus KLB di Asmat mesti dicek baik oleh bupati setempat. Gubernur mengharapkan, ada perhatian bagi para bupati dan harus menjadi hal yang fokus yakni 7,4 persen distrik terjauh menjadi perhatian para kepala daerah. “Dana Otsus harus dinikmati oleh masyarakat. Saya ingatkan kembali kerja serius seribu hari kehidupan masyarakat di daerah. Program Gerbangmas Papua tentang pemberantasan buta aksara kabupaten di wilayah Meepago, seperti Kabupaten Dogiyai yang masuk urutan ke 22 kabupaten harapan ini. “Para bupati harus bekerja serius menyiapkan infrastruktur pembangunan, sehingga bila dana Otsus dihentikan tahun 2022, Papua sudah siap untuk itu warga diajak untuk tetap bekerja keras menantisipasinya. Bila perlu inves kita sementara 10 persen bisa saja 100 persen bila kita bekerja dengan baik,” pesan Gubernur Papua saat Rakerda para bupati se Papua. (don)
Bagikan artikel ini



