NABIRE – Kabar baik datang dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah, dimana dalam hal ini Universitas Satya Wiyata Mandala (Uswim), tahun depan mahasiswanya akan mendapatkan beasiswa bagi yang semester 3 keatas, dan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) mencapai 2,5, namun bukan hanya Uswim saja melainkan universitas lainnya yang ada di Papua Tengah, seperti juga di Timika.

Gubernur Provinsi Papua Tengah, Meki Nawipa, SH., ketika menyampaikan pesan kepada Calon Mahasiswa Baru (Camaba) dan Calon Mahasiswi (Camawi) baru dalam kegiatan Gerakan Cinta Kampus (Gertak), yang dilakukan di halaman Kampus Uswim, Kamis (14/8/2025) ini agar bagaimana menjadi mahasiswa yang tekun, belajar dan jangan banyak hidup di media sosial.

“Dan dari 8 kabupaten yang ada di Papua Tengah, karakteristiknya berbeda-beda, lingkungannya berbeda-beda, dan jangan melihat Uswim dengan kampus lainnya, tergantung siapa yang melihatnya,” ucapnya.

Ia menuturkan, jumlah penduduk di Papua Tengah ada 1,5 juta di dalam data yang ada, namun dirinya masih belum percaya akan data tersebut. Ke depan Provinsi Papua Tengah juga akan membiayai anak-anak yang berkuliah, namun ia menilai Nabire dan Timika kemampuan ekonominya masih lemah.

Di sisi lain, Meki Nawipa juga menegaskan jangan pernah terprovokasi oleh media sosial, jangan pernah dengar orang yang tidak sukses karena dia akan membawa kalian ke dalam jurang.

Rektor Uswim, Dr. Petrus Tekege SH.,MH, dalam wawancaranya mengatakan untuk bantuan yang diberikan oleh Pemprov ada di semester 3 ke atas, sedangkan mahasiswa yang tidak mendapatkan Kartu Indonesia Pintar (KIP) di semester 1 akan dilakukan penyesuaian, ketika memenuhi syarat untuk mendapatkan beasiswa tersebut seperti Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 2,5 dan tidak mendapatkan beasiswa dari sumber yang lain dan juga mahasiswa yang benar-benar aktif.

“Pemerintah daerah tidak mungkin membantu 100 persen, kami akan membantu sebagian dan sebagiannya kamu tanggung jawab sendiri. Karena memang bukan Uswim saja ada 11 sekolah tinggi di Papua Tengah yang ada di bawah Kementerian Pendidikan di luar dari Kementerian Agama,” ucapnya.

Petrus menjelaskan, ada 1.300 orang yang akan dibantu di Kampus Uswim, dari mahasiswa yang tercatat hari ini lebih dari 3.000, namun data ini akan dicek kebenarannya mulai dari dia semester berapa, atau sedang KKN.(edi)