NABIRE - Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa menyatakan, tidak ingin melihat semua putra/i asli Papua, usai mengenyam pendidikan terobsesi untuk mengenakan baju cokelat Aparatur Sipil Negara (ASN).

Pernyataan itu disampaikan Gubernur Papua Tengah saat membuka Musyawarah Provinsi ke-I Asosiasi Pengusaha Indonesia (Musprov I APINDO) Papua Tengah di Auditorium RRI Nabire, Senin (30/6/25).

Gubernur Meki meminta anak muda asli Papua untuk mereformasi diri dari godaan menjadi ASN, dan mengajak untuk berwirausaha. Sebab, menurut Meki, pekerjaan sebagai ASN tidak menjamin seseorang berpenghasilan lebih dan bisa berleha-leha. Melainkan pekerjaan yang penuh tanggungjawab dan beresiko besar.

“Saya juga bingung, rata-rata anak-anak asli Papua mengejar baju cokelat (ASN-red). Padahal ASN tidak akan membuat kita berpenghasilan lebih. Misalnya, kalau menjadi ASN, gajinya 5 juta perbulan. Jika kita berwirausaha justru 5 juta itu bisa menjadi pendapatan satu hari,” ujar Meki.

Usai mengenyam pendidikan harus menjadi ASN, kata Meki, merupakan pemikiran yang sangat kolot. Sebab posisi ASN bukanlah segala-galanya atau profesi yang menggiurkan. Melainkan sebuah tugas pengabdian kepada negara tanpa menuntut apapun.

Apabila ingin sebuah pekerjaan yang cepat sukses, lanjut Meki, jadilah wirausaha atau pengusaha. Karena peluang usaha sangat terbuka lebar bagi siapapun. Sedangkan ASN peluangnya sangat kecil dan terkhusus.

“Sebenarnya kerja dimana saja bisa menghasilkan manfaat yang besar. asalkan ada azam, kemauan, komitmen dan tekad yang kuat. mereformasi menset kearah yang maju dan jangan berpikir ASN itu segalanya,” jelasnya.

Meki berharap generasi muda Papua bisa menanamkan pola pikir yang kreatif dan inovatif. Sehingga bisa berpartisipasi dalam menggerakkan perekonomian daerah.

Untuk mencapai harapan itu, sambung Meki mulailah dengan gerakan menjadi pengusaha. Buatlah suatu usaha dari yang kecil terlebih dahulu. Kemudian secara bertahap akan menuai kesuksesaan dan akan menjadi pengusaha besar.

“Bergeraklah di dunia usaha. Menjadi pengusaha selain berpenghasilan lebih, juga bisa bermanfaat bagi lainnya. Karena dengan membuka usaha otomatis terbuka lapangan kerja sekaligus memberi kontribusi bagi daerah,”ungkapnya. (you)