Gubernur Meki Ajak Rektor Tekege Bergandengan Letakkan Pondasi Kuat di Papua Tengah

NABIRE - Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa mengajak Rektor Uswim Nabire untuk bergandengan meletakkan pondasi yang kuat untuk anak cucu ke depan di Papua Tengah.
“Selagi Tuhan kasih kesempatan bapak jadi rektor saya jadi gubernur, mari kita sama-sama bergandengan meletakkan pondasi yang kuat untuk anak cucu kita ke depan,”ajak Gubernur Meki, saat memberikan sambutan pada Pelantikan Rektor Uswim Nabire, Periode Tahun 2025-2029, Selasa (15/7/25).
Gubernur Meki mengingatkan, untuk membangun dunia pendidikan tidak mudah seperti membolak balik telapak tangan, sehingga dalam mengelola perguruan tinggi singkirkan hal-hal yang menjadi batu sandungan, dan fokus pada visi misi. Sebab pada gilirannya akan menghambat kemajuan perguruan tinggi.
“Visi misi tadi itu, terapkan di kampus ini dengan baik dalam maupun luar, kita berkolaborasi dan bersinergi, dan tidak ada abu-abu kampus ini segala sisa hidup,” tuturnya mengingatkan.
Gubernur Meki menyambut baik terobosan baru yang dipapar oleh Rektor Uswim Nabire, Dr. Petrus Tekege, S.H., M.Hum terkait program pendidikan yang bertujuan untuk membekali calon guru dengan keterampilan dan pengetahuan profesional agar bisa menjadi guru yang kompeten.
“Jadi ini bagaimana caranya kita berkolaborasi. Pak Rektor bilang PPG mungkin kita gabung jurus untuk sama-sama genjot semuanya bisa jalan dengan baik,”ujarnya.
Gubernur menyikapi terkait kurangnya sarana dan prasarana di Kampus Uswim. Terlebih ketersediaan laboratorium dan perpustakaan kampus yang belum memadai.
“Nanti Pak Rektor saya kenalkan dengan teman saya yang punya perpustakaan untuk membantu perpustakaan dan membantu supaya ada laboratorium yang bagus di sini (Uswim, red),” katanya.
Khusus untuk bantuan beasiswa kepada mahasiswa/i yang sedang mengenyam pendidikan di Uswim maupun di perguruan tinggi lain di Papua Tengah, Gubernur Meki mengatakan, telah menyiapkan kuota beasiswa sebanyak 1.300.
“Pemprov Papua Tengah sudah terbuka untuk memberikan beasiswa yang kuliah di Papua Tengah sebanyak 1.300 sekian. Di Uswim ada sekitar 130 sekian, nanti kumpul lagi di beberapa sekolah kampus yang lain di Papua Tengah,” kata Meki.
Dikatakan Gubernur Meki, kini waktunya mengabdi kepada masyarakat sehingga di segala sisi harus digenjot. Sehingga kedepan perlu bersama-sama merumuskan formula-formula terobosan untuk memajukan negeri ini.

“Kita sudah pernah sekolah tanpa uang di Jawa dan kita kembali ke sini waktu kerja tulus pasti Tuhan tolong kita, sekalipun dia hamba tetap merambat itulah kunci air. Dari apa rumusnya air jadi kita tetap jalan untuk sama-sama melihat merasakan apa yang kita bisa buat untuk di negeri ini,”pungkas Meki. (you/rob)
Bagikan artikel ini



