NABIRE - Bertempat di Kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana DP3AKB Provinsi Papua Tengah, Selasa (3/2/26), Kantor DP3AKB menggelar acara syukuran demi kelancaran pelayanan di tahun baru yang mana di awal tahun 2026.

Gubernur Provinsi Papua Tengah, Meki Nawipa, SH, dalam sambutannya yang dibacakan Staf Ahli II Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Setda Papua Tengah, Herman Kayame, S.T., M.T, mengatakan ibadah syukur ini merupakan titik awal untuk menata niat, memperkuat komitmen dan menyelaraskan langkah dalam pengabdian kepada masyarakat Papua Tengah dan DP3AKB memegang peran yang sangat strategis dalam pembangunan daerah. Karena sesungguhnya, masa depan Papua Tengah ditentukan oleh bagaimana memuliakan perempuan, melindungi anak-anak dan membangun keluarga yang kuat dan sejahtera.

"Semoga semangat baru yang diawali dengan ibadah ini menjadi energi positif bagi kita semua untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat di Provinsi Papua Tengah," tutur Kayame.

“Mengawali kerja di tahun ini, saya ingin mengingatkan kembali esensi dari Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) dinas ini. Untuk mendukung visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah, yakni mewujudkan Papua Tengah emas, adil, berdaya saing, bermartabat, harmonis, maju dan berkelanjutan,” imbuhnya.

Dinas P3AKB benteng pertahanan bagi kelompok yang paling rentan di daerah. “Kita harus sadar bahwa di balik angka-angka statistik, masih ada realita akar masalah yang harus kita tumpas bersama. Dari keluargalah nilai, karakter dan kualitas SDM Papua Tengah dibentuk dan pada kesempatan yang penuh sukacita ini, saya ingin mengucapkan selamat mengawali aktivitas kerja kepada seluruh keluarga besar Dinas P3AKB Provinsi Papua Tengah," ujar Kayame.

Kayame juga menekankan kepada seluruh jajaran DP3AKB agar melaksanakan seluruh program prioritas Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah, demi kesejahteraan seluruh masyarakat Papua Tengah.

"Saya meyakini, ketika perempuan diberdayakan, anak-anak dilindungi dan keluarga diperkuat, maka kita sedang membangun Papua Tengah yang lebih adil, lebih berdaya dan lebih bermartabat. Bukan hanya untuk hari ini, tetapi untuk generasi yang akan datang. Dan juga berharap, agar Dinas P3AKB dapat berkolaborasi dengan organisasi-organisasi seperti TP-PKK, Dharma Wanita, serta organisasi masyarakat dan perempuan lainnya untuk memperkuat jangkauan layanan perlindungan dan pemberdayaan hingga ke tingkat keluarga. Sinergi ini sangat krusial untuk menjawab akar masalah kekerasan perempuan dan anak, mengikis hambatan budaya patrilineal yang menghalangi partisipasi perempuan serta memastikan pemenuhan hak anak di Papua Tengah dapat terwujud secara kolektif dan menyeluruh," tegas Kayame.

Kayame juga mengajak seluruh jajaran DP3AKB untuk bekerja dengan hati, integritas dan visi yang jauh ke depan. Jadikan setiap program dan kegiatan benar-benar hadir menjawab kebutuhan riil masyarakat, terutama mereka yang paling rentan dan membutuhkan perhatian negara dan dirinya mewakili Gubernur Papua Tengah mengapresiasi kepada seluruh jajaran DP3AKB. “Kiranya Tuhan yang Maha Kuasa senantiasa memberkati setiap langkah, karya dan pengabdian kita dalam membangun Papua Tengah yang maju, manusiawi dan berkeadilan,” pungkasnya.(rob)