NABIRE - Usai warga Oyehe nyatakan dukungan kepada Paslon dengan tagline Frans-Bro, Group Yosim Pancar (Yospan) yang menamakan Mote Tabroni (MANTAB) menyerahkan piala tetap kepada Calon Bupati Nabire nomor urut 3, Fransiscus Xaverius Mote, di kediaman Alm Amir, Jalan Kusuma Bangsa, Kelurahan Oyehe, Kamis (3/12/20) sore.

Sebelumnya pialah tetap tersebut didapatkan ketika Group Yospan MANTAB keluar sebagai juara II pada lomba Yospan yang digelar Forum Komunikasi Perempuan Nusantara (FKPN) dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-13 FKPN Kabupaten Nabire, di Pantai Naekere, belum lama ini.

Didampingi rekan-rekan penari Yospan, piala tersebut diserahkan pimpinan Group Yospan MANTAB, Rein Horota.

  “Bapa ini piala yang kami dapatkan saat beberapa waktu lalu ikut lomba Yospan yang digelar FKPN.

Group Yospan kami adalah MANTAB, kepanjangannya Mote Tabroni,” tutur Rein seraya menyerahkan piala tersebut kepada FX Mote selaku calon bupati Nabire nomor urut 3.

Sontak FX Mote terkejut, lantaran anak-anak muda itu ingin menunjukkan kreaktivitas dan bakat mereka kepada dirinya.

  “Memang benar genarasi milenial ini bukan saja memberikan dukungan dengan menjadi relawan saya, tetapi ketika saya terpilih mereka ingin untuk diberdayakan sesuai kereaktivitas dan bakat yang dimiliki,” sahut FX Mote.

Rein berharap, jika terpilih menjadi bupati nada perhatian dari pemerintahan Frans-Bro kedepan sangat diharapkan untuk mengembangkan sanggar-sanggar seni dan kreativitas yang dimiliki generasi milenial di Kabupaten Nabire.

“Bapa terpilih tolong perhatikan kami milenial.

Kami ingin kembangkan bakat kami, dan tolong perhatikan sanggar seni yang ada di Kota Nabire,” kata Rein memohon.

  Dikatakan FX Mote, dalam pemerintahannya kedepan tetap memperhatikan, mengembangkan dan mendorong kekayaan seni budaya yang kini masih terpendam dan belum tergarap dengan baik ini.

“Seni budaya harus bangkit, seni harus hidup di kota ini.

Tidak boleh tidak harus dan menjadi prioritas untuk kita garap potensi ini.

Kenapa daerah lain bisa Nabire tidak bisa. Harus bisa,” tandasnya. (eby)