GPI Jalan Suci Gelar HUT Era Kebangkitan ke-2 Regenerasi Kepemimpinan Tubuh Kristus
NABIRE - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Era Kebangkitan ke-2 Regenerasi Estafet Kepemimpinan Tubuh Kristus di Tanah Papua,
Bagikan
NABIRE - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Era Kebangkitan ke-2 Regenerasi Estafet Kepemimpinan Tubuh Kristus di Tanah Papua, Gereja Pekabaran Injil (GPI) Jalan Suci Jemaat Hermon telah melaksanakan sejumlah kegiatan. Dimana pada kegiatan pertama digelar ‘Sidang Ilahi’ tahunan yang dilaksanakan dalam satu hari pada tanggal 5 Februari untuk mengevaluasi program kerja GPI Jalan Suci periode 2014-2018 dan membahas serta menetapkan program kerja tahun 2018-2022 . Selain itu, juga melaksanakan lomba-lomba yakni lomba puisi Rohani dan lomba bermazmur bagi pemuda dan anak-anak serta pada tanggal 6 Februari dilaksanakan ibadah puncak syukur HUT Era Kebangkitan ke-2 Regenerasi Estafet kepemimpinan yang dipimpin Pendeta Semuel Naya, dengan khotbah yang diambil dari Kitab Ulangan 31 ayat 1 sampai 8 dan Kita Raja-Raja 19 ayat 19 sampai 21. Setelah kegiatan ibadah syukuran kebangkitan ke-2, dapat diisi dengan kegiatan pembacaan puisi oleh para pemuda/pemudi serta anak-anak yang mengambil bagian pada kegiatan ibadah tersebut dan selanjutnya dilakukan pembagian hadiah-hadiah bagi para pemenang lomba puisi rohani dan juga para pemenang bermazmur. Pada khotbah Pendeta Semuel Naya mengatakan, Gereja Pekabaran Injil di tanah Papua tidak terlepas dari para pejuang-pejuang, dimana para pejuang itu telah membangun dan meletakan Doa agar pekerjaan Tuhan terus dikabarkan ke seluruh dunia, untuk itu kita sebagai generasi harus menghargai perjuangan para pelopor. Untuk itu, di masa melenium ke-2 ini dan juga di masa-masa Roh Kudus, kita telah di karunia begitu banyak, sehingga kitapun dapat menyaksikan banyak orang yang datang untuk beribadah di rumah Tuhan, akan tetapi ada bayak orang yang tidak mau datang untuk beribadah di rumah Tuhan. Dalam Firman Tuhan yang baru kitab baca dan kini kita renungkan telah menjelaskan kepada kita semua bahwa, Musa telah menyadari bahwa dirinya tidak bisa menyeberangi Sungai Yordan, sehingga kita sekalian yang hadir ini marilah kita bangkit kibarkan panji-panji kristus di seluruh tanah Papua agar banyak orang yang kembali pada jalan kebenaran Allah. Sementara itu, Wakil Ketua GPI Jalan Suci Jemaar Hermon Albert Agapa dalam sambutannya mengatakan, harus ada kehidupan kedamian diantara semua umat Tuhan, dengan demikian kita dapat berjalan sesuai rencana dan perintah Tuhan. Kita telah tau bersama bahwa Gereja Pekabaran Injil di tanah Papua ini sudah berjalan kurang lebih 40 tahun, namun pada saat itu bernaung dibawah yayasan dan kini Jemaat Hermon GPI Jalan Suci telah berusia XVI tahun, maka diharapkan kedepan tugas kita sebagai umat Tuhan yang ada harus melahirkan satu putra agar gereja ini terus maju dan berkembang dalam Pekabaran Injil Kristus. (des)
Bagikan artikel ini



