Gereja Kingmi Klasis Nabire Gelar Konsis XI
NABIRE - Gereja Kemah Injil (Kingmi) di Tanah Papua Klasis Nabire mengadakan Konfrensi Klasis (Konsis) XI dengan tema "Berubah untuk menjadi kuat" dan sub tema "Melalui Konfrensi klasis XI mari kita bangkit, bergerak, dan berakar menuju 100 tahun Gereja Kingmi di Tanah Papua.” Konsis dipusatkan di Gereja Kemah Injil (Kingmi) Jemaat Betel Auri Nabire yang berlangsung selama 3 hari, 3 hingga 5 Desember 2021.

NABIRE - Gereja Kemah Injil (Kingmi) di Tanah Papua Klasis Nabire mengadakan Konfrensi Klasis (Konsis) XI dengan tema "Berubah untuk menjadi kuat" dan sub tema "Melalui Konfrensi klasis XI mari kita bangkit, bergerak, dan berakar menuju 100 tahun Gereja Kingmi di Tanah Papua.” Konsis dipusatkan di Gereja Kemah Injil (Kingmi) Jemaat Betel Auri Nabire yang berlangsung selama 3 hari, 3 hingga 5 Desember 2021.
Bupati Nabire, Mesak Magai, S.Sos. M.Si saat membuka kegiatan Konsis mengatakan, program gereja di Kabupaten Nabire akan diperhatikan pemerintah. Karena gereja dengan pemerintah tidak terlepas. Gereja ada maka pemerintah pun ada bersama-sama bergandeng tangan dalam membatasi kenakalan remaja dan penyakit sosial masyarakat di Kabupaten Nabire. Bersama-sama kita bergandengan tangan dalam manusia memanusiakan anak-anak kita,” tuturnya.
Lanjutnya, semua warga jemaat mempunyai SDM yang akan membantu dirinya dalam segala hal.
“Selamat mengikuti Konsis XI Gereja Kemah Injil (Kingmi) di Tanah Papua Klasis Nabire kiranya damai natal dari Tuhan senantiasa memberkati kita sekalian,” ucapnya.
Dilanjutkan pamasangan kartu tanda peserta. Kegiatan konsis dihadiri Bupati Nabire, Mesak Magai, S.Sos. M.Si, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nabire Yafeth Iyai, S.Th dan para undangan lainnya.
Data yang diterima dari panitia, Konsis digelar dengan dasar pada dasar dan prinsip organisasi dan Alkitabiah yaitu, dasar organisasi meliputi Gereja Kemah Injil (Kingmi) di Tanah Papua yaitu, Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) Gereja Kemah Injil (Kingmi) di Tanah Papua, Keputusan Konfrensi Tahun 2015, Keputusan Rapat Kerja IV Klasis Nabire 19 - 20 Maret 2020 di jemaat Edoutou, Surat Keputusan (SK) Badan Pengurus harian Klasis Nabire No.011/C.3/BPK/KINGMI/IV/2020.
Tujuannya, pertama, menyampaikan dan mempertanggung jawabkan kegiatan pelayanan selama 1 periode. Kedua, menyusun dan menetapkan rencana garis-garis besar program kerja klasis selama 1 periode pelayanan. Ketiga, memberhentikan badan pengurus Klasis Nabire selama satu periode pelayanan. Keempat, memilih dan menetapkan badan pengurus klasis selama satu periode.
Penanggung jawab dan penyelenggara Konsis XI Gereja Kemah Injil (Kingmi) Klasis Nabire adalah Badan Pengurus Harian Klasis Nabire, Panitia Konferensi Klasis (Konsis) XI Gereja Kemah Injil (Kingmi) Klasis Nabire.
Dengan bentuk kegiatan, ibadah, ceramah, rapat-rapat komisi.
Peserta Konsis XI Gereja Kemah Injil (Kingmi) di Tanah Papua Klasis Nabire yang mengikuti kegiatan Konsis kurang lebih 300 orang. Terdiri dari peserta resmi terdiri dari utusan Sinode Papua 2 orang, Badan Pengurus Klasis Lengkap, Gembala dan penggurus Jemaat Klasis Nabire, STA dan YPPGI. Peninjau terdiri dari kaum profesional, Koordinator Teluk Cenderawasih, STT WP Kampus II Nabire 5 undangan dan STAK Nabire,” papar Ketua Panitia Konferensi Klasis Nabire XI, Jameks Pigai, S.Sos.
Kegiatan dilanjutkan ibadah yang dipimpin Ev. Elia Keiya,S.Th dengan pelayan firman oleh Pdt. Marten Keiya,S.Th selaku Ketua II Sinode Gereja Kemah Injil (Kingmi) di Tanah Papua. Dalam sabdanya yang terambil dalam Kisah pararasul 1:23-24 mengatakan, umat Tuhan harus sepakat sehati dalam pemilihan dengan memintah petunjuk Tuhan. Karena Tuhan melihat hati seseorang demi kemuliakan nama Tuhan. Oleh karena itu jadilah seperti burung merpati dan licik seperti ular. Dengan demikian manusia melihat pribadi orang tetapi tuhan melihat hati seseorang.
Dalam sambutannya mengajak umat bahwa pelayanan gereja saat ini dalam kesulitan.
“Oleh karena itu mari kita menjaga pribadi dan keluarga dengan melayani dengan segenap hati mulai dari hari ini sampai kepada hari maranata,” tandas Ketua II Sinode Gereja Kemah Injil (Kingmi) di Tanah Papua, Pdt. Marten keiya, S.Th.
Disampaikan, Konfrensi Klasis adalah forum pengambilan keputusan tertinggi yang diselenggarakan satu kali dalam lima tahun di dalam Gereja kemah Injil (Kingmi) di Tanah Papua. Membahas peraturan-peraturan, tata kerja di tingkat klasis untuk menyampaikan laporan pertanggung jawaban badan pengurus harian Klasis Nabire dan menyusun garis-garis besar program kerja dan memberhentikan memilih dan menetapkan badan pengurus klasis untuk satu periode pelayanan yaitu lima tahun.
Gereja Kemah Injil (Kingmi) di Tanah Papua yang menganut system pemerintahan gereja presbiterial sinodal menetapkan konfrensi di tingkat klasis sekali dalam lima tahun.
Tujuan dari Konfrensi Klasis adalah untuk memilih badan pengurus klasis dan mengevaluasi program kerja periode sebelum dan menetapkan program baru sebagai kebijakan pelayanan untuk periode kedepan. Hal ini sudah merupakan rutinitas organisasi di Gereja Kemah Injil (Kingmi) di Tanah Papua dan untuk mengimbangi perubahan yang terus terjadi dan mempengaruhi seluruh aspek kehidupan gereja perlu dilakukan suatu revisi terhadap tujuan pelaksanaan konfrensi gereja dengan memperhatikan aspirasi dan suara umat.
Konfrensi sebagai instrumen yang mempersatukan komponen dan merupakan momen untuk menyatukan visi dan fokus pelayanan khususnya klasis Nabire, Komponen gereja seperti klasis, jemaat lembaga pendidikan teologi dan umum dan lembaga sosial lainnya, sangat penting dengan konfrensi karena konfrensi gereja ini telah dilaksanakan sejak tahun 1962 sampai sekarang tidak mampu memberikan perubahan yang berarti bagi pertumbuhan gereja dan nasib hidup umat diatas tanah ini. (ist)
Bagikan artikel ini


