NABIRE – Masyarakat pelanggan listrik yang berdomisi di seputar Keluarahan Kalibobo dan Morgo sehari kemarin sangat resah atas kejadian pemadaman listrik yang terjadi sejak pukul 06.00 WIT pagi hingga malam hari pukul 20.47 WIT baru menyala. Hal ini bukan disengaja tetapi adanya gangguan panel kubikel 20.000 Volt. Dengan adanya kejadian kerusakan panel kubikel ini, PT PLN Rayon Nabire sendiri tidak memiliki alat cadangan, sehingga dilakukan ‘Kanibal Alat’ kubikel yang rusak semenjak pagi hingga malam hari dengan harapan agar masyarakat pelanggan bisa kembali mendapatkan penerangan listrik. Untuk itu, Manager PT PLN Rayon Nabire yang didampingi dua Supervaisor yakni Supervaisor jaringan Yanes Lalaun dan Supervaisor Pembangkitan Yustinus Beroperai, saat ditemui Papuapos Nabire, Rabu (22/11), di PLTD Kalibobo, untuk bisa melihat dari dekat kerusakan kubikel yang harus di Kanibal dengan penuh kehati–hatian dalam proses pemasangan ulang. Lanjut dikatakan Manager PT PLN Rayon Nabire Mutakin, dengan tidak adanya suku cadang alat, PT PLN hanya bisa mengambil solusi dengan melakukan kanibal alat yang rusak, dan bukan pemadaman di pagi jam 6.00 WIT itu saja, akan tetapi pada malam hari juga ada terjadi pemadaman sebanyak tiga kali namun terus diupayakan. Dan terjadi pemadaman itu akibat adanya kerusakan panel kubikel , sehingga semenjak pagi hingga di malam hari, PT PLN rayon Nabire sedang melakukan Komisioning PLTMG yang terdiri dari beberapa pengetesan yang bakal berdampak pada terjadinya pemadaman beberapa kali. Untuk itu, manager bersama seluruh staf memohon maaf atas kejadian pemadaman listrik di wilayah Kalibobo dan Kotalama tersebut. “Dengan adanya kejadian pemadaman listrik yang terjadi satu hari fuul bagi masyarakat pelanggan yang ada di wilayah Kalibobo dan Kotalama, sesungguhnya bukan hal yang disengaja, tetapi ini terjadi diluar dugaan kita semua dan kita sama–sama berharap kiranya hal ini tidak terulang lagi di hari esok dan selanjutnya,” harapnya.(des)