Gandeng Samsat, TNI/Polri Gelar Sweeping Gabungan di Pantai Nabire
NABIRE - TNI/Polri menggelar sweeping gabungan di Pantai Nabire, dengan menggandeng Samsat terkait dalam pemeriksaan kelengkapan surat-surat kendaraan, seperti Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

NABIRE - TNI/Polri menggelar sweeping gabungan di Pantai Nabire, dengan menggandeng Samsat terkait dalam pemeriksaan kelengkapan surat-surat kendaraan, seperti Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).
Dalam penertiban ini untuk menyadarkan masyarakat yang ada di Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah lebih melengkapi surat dan menjaga ketertiban bersama, di mana maraknya di Nabire banyak motor yang hilang.
Kabid Pendapatan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD), Piter Jaklen, S.Sos.,M.AP, pada kesempatanya mengatakan, pengendara plat luar ini menggunakan jalan yang ada di Kota Nabire, namun mereka hanya menggunakan ijin operasi dan membayar pajak di daerah sesuai dengan plat nomor tersebut, sehingga mengurangi pembayaran pajak yang ada di Nabire, Provinsi Papua Tengah.

Lanjutnya, ini untuk menertibkan kendaraan yang belum membayar pajak. Untuk kendaraan plat luar yang ada di Kabupaten Nabire, Pemda akan menyiapkan regulasi, untuk penertiban kendaraan bernomor plat luar.
“Ini kami sekarang dari Pemerintah Daerah (Pemda) dari bidang kami pendapatan daerah itu sedang menyiapkan regulasi, yang harus kita gunakan sama-sama untuk bertindak. Kalau ada regulasi itu, semua kita kumpul dan rapat bersama serta membentuk satu tim khusus, untuk menindak kendaraan plat luar yang masuk ke wilayah Papua Tengah. Sehingga pintu masuk ini perlu kita perketat dengan satu tim dan ini juga kita butuh anggaran dari pemerintah dan kita sampaikan ke pimpinan, dalam hal ini Sekda dan gubernur, untuk melihat hal ini,” tukasnya.
Sehingga dapat mendata kendaraan ini. Mengenai kendaraan luar pasti akan dilakukan penertiban, tetapi butuh proses, apalagi ini masih provinsi baru dan juga Polda baru.
“Dirlantas Polda juga ada kami juga bisa koordinasi, sehingga kendaraan plat luar yang menggunakan jalan dan BBM di Nabire bahkan di kabupaten lain yang ada di Papua Tengah, kami akan buat regulasi untuk tindak itu, sehingga bisa mempersempit masuknya kendaraan luar ke wilayah Nabire dan sekitarnya,” ucap Piter.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Nabire, AKP Didit Permadi, S.T.K.,S.I.K mengatakan, menjaga keselamatan dalam berkendara itu sangat penting dan harus dengan kesadaran. Bila berkendara dengan benar, maka yang lainnya juga akan mengikuti cara berkendara dengan baik dan benar.

“Jadi saya harap seluruh warga masyarakat Nabire agar selalu tertib berlalu lintas dan budayakan lalu lintas aman, lancar dan tertib di wilayah Kabupaten Nabire. Soal kendaraan yang ditemukan ini, bukan layaknya kendaraan Nabire, namun ditemukan kendaraan-kendaraan dari luar kota Nabire, sehingga kita imbau untuk PAD Nabire dengan cara dimutasikan,” tambahnya.

Diakhir komentara, Kasat Lantas mengimbau kepada Masyarakat untuk mengecek soal kelengkapan kendaraan dan hal lain, seperti kelayakan kendaraan digunakan. “Ini dikarenakan kendaraan yang tidak berfungsi pengereman secara maksimal contohnya, akan membahayakan pengendara itu sendiri dan orang lain,” tutupnya.(feb)
Bagikan artikel ini



