Futsal Dangdut Berdaster Meriahkan Dirgahayu ke-80 RI di Ilaga

PUNCAK - Dalam rangka memeriahkan Dirgahayu ke–80 Republik Indonesia tahun 2025, di Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah, Senin (4/08/25), berlangsung pertandingan Futsal Dangdut Berdaster. Pertandingan digelar di Lapangan Alun-alun Kota Ilaga pada pukul 14.00 WIT untuk tim futsal putri dan pukul 16.00 untuk tim futsal putra, dengan aturan pertandingan selama 2 X 10 menit. Menariknya, para pemain tim futsal yang bertanding wajib memakai daster atau yang biasa dikenal dengan Futsal Dangdut Berdaster. Selama waktu bertanding akan diselingi dengan iringan lagu dangdut dalam hitungan detik, pemain wajib berjoget riang ketika lagu dangdut diputarkan oleh panitia pertandingan.
Pertandingan Futsal Dangdut Berdaster yang digelar oleh Panitia 17-an Kabupaten Puncak, cukup seru dan sangat menghibur para penonton yang hadir pada saat pertandingan berlangsung. Tim Futsal Putri Diskominfo Kabupaten Puncak, harus mengakui keunggulan Tim Putri Dinsos Kabupaten Puncak dengan skor akhir 1 – 2. Sementara Tim Futsal Putra Diskominfo berhasil melaju ke babak perempat final setelah berhasil mengalahkan Tim Dinas PUPR Puncak dengan skor 2 -1.

sejak menit awal pluit dibunyikan oleh wasit, pertandingan Futsal Dangdut Berdaster antara Tim Putri Diskominfo Vs Tim Putri Dinsos berlangsung cukup ketat. Yang tak kalah seru, para sporter dari kedua Tim saling memberikan dukungan dengan semangat. Walaupun, diselingi dengan tawa dan canda, karena kedua Tim harus menggunakan daster dan berjoget dangdut selama bertanding. Suasana penuh harmonis dan keakraban terlihat dari raut wajah pemain dan juga para sporter, yang setidaknya sedikit mengurangi beban pikiran, karena rutinitas pekerjaan sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Sementara itu, Ketua Panitia Lomba HUT ke–80 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2025 Kabupaten Puncak Yuni Tabuni, yang juga merupakan Staf Ahli Bupati, bahwa selain untuk memeriahkan HUT Ke- 80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Puncak, tujuan dari perlombaan ini adalah sebagai ajang silaturahmi, antara pemain maupun warga masyarakat. Dan perlombaan ini juga sebagai hiburan bagi warga masyarakat kabupaten Puncak yang trauma akibat konflik berkepanjangan. Dan diharapkan kepada semua peserta lomba untuk tetap menjaga sportifitas selama pertandingan berlangsung, serta bersama-sama tetap menjaga keamanan dan ketertiban Kota ILaga. (cad)
Bagikan artikel ini



