Evaluasi Timker Terpadu, Digelar Rakernis Kawal MoU Pengelolaan TNTC
NABIRE – Dalam rangka mendorong dan mengevaluasi pelaksanaan Tim Kerja (Timker) Terpadu pengelolaan Taman Nasional Teluk Cenderawasih (TNTC) yang merupakan kalaborasi sejumlah elemen terkait, Rabu (20/5) kemarin bertempat di Aula Bappeda Kabupaten Nabire digelar Rapat Kerj
Bagikan
NABIRE – Dalam rangka mendorong dan mengevaluasi pelaksanaan Tim Kerja (Timker) Terpadu pengelolaan Taman Nasional Teluk Cenderawasih (TNTC) yang merupakan kalaborasi sejumlah elemen terkait, Rabu (20/5) kemarin bertempat di Aula Bappeda Kabupaten Nabire digelar Rapat Kerja Teknis (Rakernis) bersama semua stakeholder yang ada.
Rapat teknis yang dibuka oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Nabire, Frence The Papara, S.Ip ini turut dihadiri beberapa perwakilan dinas maupun instansi terkait, termasuk dari perwakilan WWF Indonesia Program Papua dan dari Balai Besar Taman Nasional Teluk Cenderawasih (BBTNTC). Dalam keterangannya, usai membuka Rakernis tersebut Kepala Bappeda Frence The mengatakan rapat atau pertemuan Timker terpadu ini sebagai tindak lanjut kesepakatan kerjasama terpadu (MoU) pengelolaan TNTC antara Pemerintah Kabupaten Nabire, BBTNTC dan WWF Indonesia program Papua yang telah ditandatangani pada 27 Maret 2013 lalu.Untuk itu lanjut Frence, seperti juga ditambahkan perwakilan WWF Indonesia program Papua, Herman Orisoe, dipandang perlu untuk mendorong dan mengevaluasi pelaksanaan Timker Terpadu yang merupakan kolaborasi dari sejumlah elemen terkait.Ditambahkan Herman yang juga selaku Project Leader WWF – TNTC, kegiatan ini juga guna mendorong dan mengawal kesepakatan dimaksud (kerjasama terpadu, MoU yang telah ditandatangani bersama) sebelumnya, dengan harapan kedepan dalam pelaksanaan program pada masing-masing bidang ataupun tugas di semua pihak yang berjalan baik dan terarah lagi. Dari pantauan media ini, pertemuan tim kerja terpadu pengelolaan Taman Nasional Teluk Cenderawasih dipandu oleh sekretaris tim, Aswadi Hamid yang sekaligus pejabat fungsional Pengendalian Ekosistem Hutan (PEH) pada bidang pengelolaan TNTC Wilayah I Nabire. Sekedar informasi, hari ini rapat teknis dilanjutkan dengan pembentukan Kelompok Kerja (Pokja) yang arahnya untuk dapat mengakomodir semua kepentingan maupun kegiatan yang akan dilaksanakan nantinya.Pertemuan tim kerja terpadu ini diikuti oleh instansi terkait diantaranya Bappeda Nabire, BPTN wilayah I Nabire, WWF – TNTC, Badan Lingkungan Hidup Nabire, Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Nabire, masyarakat adat, Papua Progress, Klasis GKI Paniai, LPP RRI Nabire, Harian Papuapos Nabire dan personil tim kerja terpadu pengelolaan TNTC. (wan)
Bagikan artikel ini



