Empat Tahun SMAN 1 Napan Berjalan Tanpa Guru Tetap
NABIRE - Selama empat (4) tahun SMA Negeri 1 Napan yang terletak di Kampung Weinami Distrik Napan beraktifitas Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tanpa guru tetap, sehingga selama 4 tahun ini SMAN 1 Napan hanya dipimpin oleh seorang Kepala SMP dan dibantu guru SMP dan SD untuk
Bagikan
NABIRE - Selama empat (4) tahun SMA Negeri 1 Napan yang terletak di Kampung Weinami Distrik Napan beraktifitas Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tanpa guru tetap, sehingga selama 4 tahun ini SMAN 1 Napan hanya dipimpin oleh seorang Kepala SMP dan dibantu guru SMP dan SD untuk melaksanakan tugas mengajar.
Bahkan dikabarkan selama 4 tahun itu SMAN 1 Napan telah meluluskan angkatan pertama sebanyak 27 orang murid di tahun pelajaran 2015/2016 dan di tahun pelajaran 2016/2017 terdaftar sebanyak 23 orang anak yang akan menjadi peserta Ujian Nasional (UN) di tahun pelajaran ini sebagai murid angkatan kedua dari SMAN 1 Napan.Demikian kata Kepala SMP Negeri 1 Napan yang juga Kepala SMAN 1 Napan Petrus Semuel Jap Marey, S.Pd, kepada Papuapos Nabire Jumat (3/2) di seputar Kelurahan Siriwini seraya menambahkan, walaupun latar belakang kami bukan guru SMA akan tetapi ini semua adalah panggilan kami untuk menolong anak-anak masyarakat.Sehingga diharapkan kedepan dibangun dunia pendidikan yang lebih luas hingga ke distrik dan kampung agar memagari anak–anak yang putus sekolah di kota dan pulang kampung bisa diajak untuk kembali sekolah dan pada akhirnya tidak ada lagi anak–anak masyarakat diusia sekolah putus di tengah jalan, semesntara mereka ini tulang punggung harapan pembangunan bangsa yang di masa akan datang.Untuk itu, selaku guru dengan tugas tambahan sebagai kepala sekolah di SMAN dan SMPN 1 Napan ini mengajak semua guru SMPN 1 Napan, guru SD Inpres Weinami dan Guru SD YPK Elim Napan untuk memberikan pelayanan pengajar dengan hati bagi murid SMAN 1 Napan, karena bukan kami, siapa lagi yang akan membangun Sumber Daya Manusia (SDM) di kampung.Dengan demikian dalam menjalankan tugas mengajar bagi murid-murid SMAN 1 Napan, bukan gaji atau honor yang menjadi sasaran utama kami, akan tetapi bagaimana sebagai guru kami hadir membawa pelita bagi generasi bangsa yang ada di kampung–kampung, dengan harapan 15 atau 20 tahun mendatang ada anak kampung dari SMAN 1 Napan yang bisa tampil menjadi pemimpin di daerah ini.Untuk itu, diharapkan kepada pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire agar mulai tahun pelajaran ini sudah menempatkan 6 atau 9 orang guru di SMAN 1 Napan, sehingga KBM di SMA tersebut bisa berjalan secara maksimal dan diharapkan kedepan SMAN 1 Napan juga telah memiliki seorang kepala sekolah defenitif. (erens Rumbobiar)
Bagikan artikel ini



