NABIRE - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Nabire di tahun 2025 ini memfokuskan program pelatihan pada satu bidang saja, yaitu pengelasan. Keputusan ini diambil sebagai langkah efisiensi anggaran, mengingat sebelumnya direncanakan dua kegiatan pelatihan.

Kepala Disnakertrans Kabupaten Nabire, Marselianus Rae, S.Pd, mengungkapkan hal tersebut saat ditemui Papuapos Nabire di ruang kerjanya, Rabu (23/04/2025). Dirinya menjelaskan, pelatihan pengelasan ini akan diikuti 85 peserta dan dilaksanakan selama satu minggu.

Marselianus Rae menyampaikan kabar gembira, dalam program kali ini, pihaknya juga akan membagikan mesin jahit kepada 30 peserta. Program pembagian mesin jahit ini bukanlah hal baru, karena beberapa tahun yang lalu telah dilaksanakan di Sorong.

Menariknya, pembagian mesin jahit ini akan dilaksanakan secara bersamaan dengan pelatihan pengelasan. Hal ini menunjukkan komitmen Disnakertrans Nabire untuk memberikan manfaat ganda kepada masyarakat. Tidak hanya meningkatkan keterampilan di bidang pengelasan, tetapi juga memberikan dukungan peralatan untuk usaha menjahit.

Sebelumnya, Disnakertrans Kabupaten Nabire merencanakan dua program pelatihan untuk tahun ini, yaitu pelatihan pengelasan dan pelatihan mesin tempel. Namun dengan adanya kebijakan efisiensi anggaran, pelatihan mesin tempel terpaksa dibatalkan.

Meskipun demikian, fokus pada pelatihan pengelasan dengan jumlah peserta yang signifikan diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Nabire, khususnya dalam bidang teknik pengelasan yang memiliki permintaan tinggi di berbagai sektor industri.

Dengan adanya pelatihan pengelasan dan pembagian mesin jahit ini, Disnakertrans Kabupaten Nabire berharap dapat memberikan bekal keterampilan dan dukungan peralatan yang bermanfaat bagi masyarakat, sehingga dapat meningkatkan taraf hidup dan menciptakan peluang usaha baru di wilayah tersebut.(sam)