Dumupa-Makay Dinilai Belum Bangun Infrastruktur
NABIRE - Selama masa kepemimpinan Bupati Kabupaten Dogiyai, Yakubus Dumupa dan Wakil Bupati, Oskar Makay belum membangun infrastruktur terut
NABIRE - Selama masa kepemimpinan Bupati Kabupaten Dogiyai, Yakubus Dumupa dan Wakil Bupati, Oskar Makay belum membangun infrastruktur terutama jalan untuk membuka isolasi daerah.
Pembangunan infrastruktur berupa jalan Lingkar Kamu dan Lingkar Mapia-Piyaiye ke Sukikai Selatan yang ada sekarang dibangun oleh pejabat Bupati-Wakil Bupati Dogiyai sebelumnya.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Dogiyai, Yoseph Minay akhir pekan lalu di Nabire mengatakan, pembukaan jalan dari Mapia (Distrik Mapia Barat) ke Distrik Piyaiye tidak dilanjutkan dari Abouyaga karena kesalahan pemerintah daerah dan kontraktor sejak awal sehingga pekerjaannya tidak dilanjutkan.
Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (F PPP) DPRD Kabupaten Dogiyai ini mengungkapkan kesalahan pemerintah dan kontraktor saat itu, hanya membayar uang permisi kepada satu marga, padahal pemilikan dusun di wilayah itu oleh dua marga sehingga marga yang tidak mendapat uang permisi, palang jalan sehingga pembangunannya terhenti.
Legislator dari partai berlogo Ka’bah ini menambahkan, pengaspalan jalan di wilayah Mapia seperti Pihabega, Diyeugi, dari Kali Mapia ke Kampung Putapa dan tanjangan dari Kali Pogi ke Abouyaga juga tidak tuntas.
Pengaspalan jalan di Pihabega, yang sudah dikerjakan juga tidak lebar, cukup satu kendaraan mobil sehingga masih rawan kecelakaan.
Menurut pantauan media ini, hingga awal Januari 2021, pengaspalan di tanjakan Pihabega tidak sampai 1 KM dan tidak lebar. Sementara di baliknya, pengaspalan jalan dari Kali Mapia ke Kampung Diyeugi baru tahap pengerasan, belum diaspal.
Minai menilai, semasa kepemimpinan Dumupa-Makay tidak serius membangun infrastruktur karena, ruas-ruas jalan Mapia-Piyaiye melalui Mapia Barat, yang rawan kecelakaan belum juga pengerasan badan jalan dan pengaspalan.
Oleh sebab itu, Minai mengancam, apabila terjadi kecelakaan lalu lintas (kendaran jatuh ke jurang) akan membawa korban kedepan bupati dan wakil bupati untuk menuntut ganti rugi.
Karena, jalan ruas-ruas jalan yang rawan seharusnya dilakukan pengerasan dan pengaspalan tetapi selama Dumupa-Makay memimpin Dogiyai, tidak melaksanakan perbaikan jalan Mapia-Piyaiye-Sukikai Selatan.(ans)
Bagikan artikel ini



