Dukung Produktivitas Jagung, Polda Papteng Sambangi Petani di Distrik Yaro dan Wanggar

NABIRE - Direktorat Intelkam Polda Papua Tengah (Papteng), melalui Subdit II Ekonomi menyambangi dan memonitoring petani jagung di Distrik Yaro dan Wanggar Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah guna peningkatan produktivitas jagung.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, yakni 22 sampai 23 April 2026 itu, merupakan bentuk nyata dari Polri Polda Papteng guna memonitoring perkembangan dan kendala yang dialami oleh para petani jagung di dua distrik tersebut.
Pada kesempatannya, Dodi Hilapok selaku Ketua Petani Tunas Muda Jayamukti Distrik Yaro menyampaikan terima kasih kepada pihak Polda Papteng dalam hal ini Subdit II Ekonomi untuk melihat kinerja mereka sebagai Petani Jagung.

“Harapan dari kami petani apa yang menjadi kendala dan hambatan di lapangan mohon bisa ditinjau langsung dan diberikan solusi. Entah alat-alat pertanian pupuk dan bahan yang kami butuhkan,” ujarnya.
“Kami sebagai petani sangat terkesan karena kali perdana ini dari Polda Papteng melalui Subdit II Ekonomi Dit Intelkam Polda Papteng sangat antusias kepada petani dan turun langsung dalam program ini kiranya berlanjut ke depan untuk mendukung kami petani OAP,” tambah Dodi Hilapok.
Frederika Marey selaku koordinator Badan Penyuluhan Pertanian (BPP) Kabupaten Nabire juga menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya dalam kunjungan Polda Papua Tengah yang diawaki oleh Subdit II Ekonomi telah memonitoring perkembangan serta kendala petani jagung di lapangan.
“Saya juga berharap dengan terpantaunya petani jagung hal ini juga menunjang ketahanan pangan di wilayah khususnya Papua Tengah,” ucapnya.
“Dalam program ini kami sangat berterima kasih dan harapan kami terus berjalan serta menjadi motivasi yang sangat baik untuk mendukung semangat petani jagung khusunya masyarakat asli Papua dalam pemenuhan ketahanan pangan dan gizi,” tambahnya.
“Kami berharap peninjauan yang dilakukan oleh Polri dalam hal ini Subdit II Ekonomi Polda Papteng selalu memberikan pemahaman positif guna meningkatkan semangat petani agar kelompok-kelompok tani di wilayah Distrik Yaro dan Distrik Wanggar Sari ke depan selalu meningkatkan kualitas produksi jagung,” tutup Frederika Marey.

Ada pun sararan dalam kegiatan ini sebanyak enam kelompok, di antaranya Kelompok Tunas Muda Jaya Mukti, Dodi Hilapok (ketua kelompok), Kelompok Nekamese Jaya Mukti, Theodorus Bawaren (ketua kelompok), Kelompok Abema Yaro Makmur, Elki Matuan (ketua kelompok), Kelompok Kuluber Kalimati dengan ketua kelompok Mas Wonda, Kelompok Yabuerwok, Endison Kogoya dan Kelompok Nuri 2 dengan ketua kelompok Petrus Gobai. (wan)
Bagikan artikel ini



