Dukung Kedaulatan Pangan Berkelanjutan, Pemprov Papua Tengah Panen Raya Padi

NABIRE – Guna mendukung kedaulatan pangan berkelanjutan di Provinsi Papua Tengah, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah, Selasa (05/08/25) melaksanakan panen raya. Panen raya padi dilaksanakan di atas tanah seluas 250 hektare (Ha), dengan masa panen bertahap sesuai musim tanam. Yaitu Januari hingga April seluas 300 Ha dan pada musim tanam kedua pada bulan April – Agustus seluas 250 Ha, dengan total luas lokasi 600 Ha dan menghasilkan 4 ton gabah kering dan 1,5 ton beras.
Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Politik dan Hukum Provinsi Papua Tengah, Marten Ukago, SE., M.Si, mewakili gubernur dalam sambutannya mengatakan, panen raya ini dilaksanakan dalam bentuk pemberdayaan dan kesejahteraan petani.

“Kami ucapkan terima kasih kepada para petani yang sudah bekerja dengan keras dengan gigih dalam berinovasi dalam peningkatakan hasil pertanian,” jelasnya.
Selain panen raya padi, kegiatan juga diisi dengan penyerahan bantuan mobil panen Combine Inari kepada petani di dua Lokasi, yaitu di Distrik Makimi dan Distrik Nabire Barat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wakapolda Papua Tengah, Wakil Bupati Nabire, Kepala Dinas Pangan, Pertanian, Kelautan dan Perikanan Provinisi Papua Tengah, lurah, sejumlah masyarakat dan petani setempat dan undangan lainnya.
Gubernur Minta Kemampuan dan Pengetahuan Pengelolaan Pertanian di Papua Tengah Ditingkatkan
Panen merupakan momen yang sangat membanggakan sekaligus menjadi bukti nyata dari kemajuan pertanian di Provinsi Papua Tengah, khususnya di Kabupaten Nabire.
Dalam sambutan Gubernur Provinsi Papua Tengah, Meki Nawipa, SH, dibacakan Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Politik dan Hukum Provinsi Papua Tengah, Marten Ukago, SE.,M.Si, Selasa (05/08/2025), dirinya mengatakan keberhasilan panen padi di Kampung Bumi Raya merupakan buah dari kegigihan, ketelatenan dan dedikasi para petani yang senantiasa mengedepankan inovasi serta praktik pertanian yang ramah lingkungan.
Pertanian yang maju dan produktif merupakan tulang punggung ketahanan pangan sekaligus penopang perekonomian daerah. Oleh karena itu, harus terus menjaga dan mengembangkan sektor ini agar mampu menghadapi tantangan perubahan iklim, fluktuasi pasar dan dinamika sosial.
Dalam konteks tersebut, peran serta semua pihak termasuk pemerintah, akademisi, pihak swasta dan tentu saja para petani, sangat penting untuk menciptakan ekosistem pertanian yang inovatif dan berkelanjutan.
Untuk itu, Gubernur Papua Tengah mengucapkan terima kasih dan menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para petani Kampung Bumi Raya dan sekitarnya yang dengan penuh kesabaran dan keteguhan dalam berinovasi, belajar dan bekerja keras demi peningkatan hasil pertanian. “Semangat dan kerja keras bapak/ibu sekalian adalah kunci keberhasilan pertanian yang berkelanjutan, yang akan membawa kemakmuran bagi keluarga dan masyarakat luas,” ujarnya.

Meki juga mengingatkan pentingnya membangun solidaritas dan gotong royong antar-petani, sebagai kekuatan sosial yang dapat meningkatkan produktivitas dan memperkokoh ketahanan pangan daerah.
“Mari kita bangun jaringan kemitraan yang kokoh antara petani, pemerintah dan pelaku usaha agar setiap hasil jerih payah petani mendapatkan nilai yang layak dan pasar yang berkelanjutan,” imbuhnya.
Karena, menurutnya, keberhasilan panen raya hari ini sejalan dengan semangat kebersamaan yang dicanangkan melalui Program Nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP/KKMP). Sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, Koperasi Desa Merah Putih hadir sebagai wujud keberanian negara dalam menata ulang sistem ekonomi yang lebih adil dan berpihak pada rakyat.
Gubernur Nawipa menambahkan, Presiden Prabowo juga telah mengingatkan kita semua akan pentingnya mengatasi persoalan distribusi pangan nasional, termasuk praktik-praktik curang yang merugikan petani. Salah satu fokus utamanya adalah memastikan bahwa petani mendapatkan harga yang layak untuk gabah mereka serta melindungi masyarakat dari praktik ‘serakahnomics’, yang tidak sejalan dengan semangat keadilan.
Oleh karena itu, mari manfaatkan momentum panen raya ini untuk memperkuat Koperasi Desa Merah Putih di Kampung Bumi Raya. Dengan koperasi ini, dapat memastikan seluruh rantai pasok pangan, mulai dari pengadaan bibit, pupuk hingga pengolahan pasca panen, dikelola dengan baik dan berpihak pada petani.
"Kepada para petani, saya ingin memberikan motivasi agar terus meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen melalui penerapan teknologi tepat guna dan pengelolaan sumber daya alam yang bijaksana. Jangan ragu untuk terus belajar dan beradaptasi dengan perkembangan zaman agar kita bisa bersaing dalam pasar lokal maupun nasional," ujar Meki.
Nawipa juga ingin mengajak para petani untuk terus meningkatkan kemampuan dan pengetahuan dalam pengelolaan pertanian, memanfaatkan teknologi digital serta menerapkan praktik pertanian ramah lingkungan yang berkelanjutan.
“Dengan cara ini, kita tidak hanya meningkatkan kuantitas hasil panen, tetapi juga kualitas produk yang dihasilkan, sehingga dapat bersaing di tingkat nasional maupun global,” pungkasnya. (rob/hum pemprov ppt)
Bagikan artikel ini



