Duka Mendalam Selimuti DPRPT, Lepas Kepergian Putra Terbaik Ev. Petrus Asso

NABIRE - Suasana haru dan duka menyelimuti gedung Dewan Perwakilan Rakyat Papua Tengah (DPRPT) pada Kamis, (16/10/2025). Seluruh jajaran legislatif dan eksekutif berkumpul dalam Rapat Paripurna Pelepasan Jenazah Almarhum Ev. Petrus Asso, S. Th, Anggota DPRPT masa jabatan 2024-2029. Kepergian mendadak sosok yang dikenal rendah hati ini meninggalkan kekosongan besar, tak hanya di hati keluarga, tetapi juga di seluruh masyarakat Papua Tengah.
Rapat paripurna istimewa tersebut dipimpin langsung Ketua DPRPT, Delius Tabuni. Hadir mendampingi, Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, S.Sos., M.Si, wakil ketua dan anggota DPRPT serta pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Tengah.
Kehadiran keluarga almarhum menambah pilu suasana, menyaksikan prosesi penghormatan terakhir secara kedinasan. Dalam ucapan belasungkawanya, Ketua DPRPT Delius Tabuni menyampaikan bahwa rasa kehilangan ini sungguh tak terperikan.

"Selain keluarga besar almarhum yang sudah pasti sangat merasakan kehilangan, keluarga besar DPRPT beserta Sekretariat DPRPT juga sangat merasakan kehilangan," ungkap Delius dengan suara yang sarat kesedihan.
Ketua DPRPT mengenang dedikasi almarhum selama masa tugas dan pengabdiannya di Provinsi Papua Tengah yang telah menorehkan banyak hal baik.
Mewakili seluruh anggota dewan, Delius juga menyampaikan dukacita mendalam kepada keluarga, menegaskan bahwa meski mereka sangat menyayangi dan mencintai almarhum, Tuhan ternyata lebih menyayanginya.
Kepergian almarhum pada hari Selasa, 14 Oktober 2025, menjadi pukulan telak. Luka ini dirasakan seluruh elemen, termasuk masyarakat Papua Tengah yang selama ini telah almarhum layani dengan tulus setia dan penuh kasih.
*Sosok Pelayan yang Rendah Hati
Ev. Petrus Asso dikenang sebagai wakil rakyat yang rendah hati, bijaksana dan memiliki semangat pelayanan yang luar biasa. Ia dikenal sebagai pejuang yang tidak hanya mementingkan kepentingan daerah semata.
Lebih dari itu, almarhum aktif merawat persatuan, keadilan dan kesejahteraan masyarakat dengan hati nurani yang bersih. Dedikasinya mencerminkan pengabdian sejati bagi rakyat yang diwakilinya.
"Firman Tuhan berkata dalam 2 Timotius 4:7, 'Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik. Aku telah mencapai garis akhir, dan aku telah memelihara iman.' Ayat ini sangat tepat untuk menggambarkan hidup dan pengabdian almarhum," tutur Delius, menggambarkan betapa paripurnanya perjalanan hidup Almarhum Petrus Asso.

Delius menutup sambutannya dengan permohonan maaf atas segala kekhilafan almarhum. “Bilamana almarhum dalam menjalankan masa pengabdiannya, terdapat hal-hal yang kurang berkenan di hati masyarakat, baik secara pribadi maupun sebagai anggota DPRPT, kiranya dapat memberikan maaf yang sebesar-besarnya kepada almarhum,” imbuhnya.
Di tempat yang sama, Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley turut menyampaikan ucapan belasungkawa, mengakui beratnya kenyataan yang harus diterima keluarga. Ia mengajak semua pihak berlapang dada menerima ketetapan Tuhan yang Maha Kuasa.
Wagub Deinas menegaskan bahwa almarhum akan selalu dikenang seluruh masyarakat Papua Tengah sebagai bagian dari perjalanan sejarah Dewan Provinsi Papua Tengah.

Ia menggarisbawahi Ev. Petrus Asso sebagai sosok yang penuh kasih dan memiliki semangat untuk memperjuangkan kesejahteraan masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan perhatian dan keadilan.
Rapat paripurna kemudian diakhiri dengan penyerahan jenazah Almarhum Ev. Petrus Asso, S. Th, secara kedinasan kepada pihak keluarga untuk selanjutnya dimakamkan. Kepergiannya menjadi pengingat akan pentingnya dedikasi dan pelayanan tulus bagi kemajuan tanah Papua Tengah.(amd)
Bagikan artikel ini



