NABIRE – Jumat (9/10) sekitar pukul 03.00 WIT (Subuh) telah terjadi kasus pembunuhan atau dugaan penganiayaan berat yang membuat seorang meninggal dunia.

Kasus pembunuhan dengan korban berinisial N (42) salah satu warga binaan di Lokalisasi Samabusa Barak 7a Distrik Teluk Kimi Kabupaten Nabire yang mengalami luka tusuk/gorok benda tajam di bagian leher ini masih dalam penyelidikan (Lidik) pihak Kepolisian Resor (Polres) Nabire.

Kapolres Nabire AKBP Sonny M. Nugroho T, SIK melalui Kasat Reskrim Polres Nabire Iptu Abdul Gani Wildan, SE diwakili Kaur Bin Ops Satreskrim Ipda H. Suparmin ketika dikonfirmasikan media ini membenarkan kasus tersebut.

Dalam keterangannya, KBO Satreskrim Polres Nabire menyebutkan untuk sementara ini belum bisa memberikan keterangan panjang lebar atas kasus dugaan penganiayaan tersebut.

Lantaran untuk sementara ini kasusnya masih dalam penyelidikan pihak Polres Nabire.

Untuk Tempat Kejadian Perkara (TKP), di Barak 7 Lokalisasi Samabusa.

Tempat karaoke ‘Adem Ayem’ itu milik Sl dengan korban berinisial An.

Kasus tersebut sendiri, hingga berita ini ditulis masih pendalaman pihak berwajib dan kini telah ada beberapa saksi yang telah diperiksa dan sedang atau akan diperiksa kembali nantinya.

“Beri kami waktu untuk dapat mengungkap kasus ini secepatnya,” pungkas KBO Satreskrim Polres Nabire, Ipda Suparmin.

Informasi yang didapat terakhir korban N asal Jawa Timur itu telah dimakamkan di Nabire sore harinya pada hari kejadian tersebut di pemakaman umum Kimi atas persetujuan pihak keluarga korban.(wan)