NABIRE - Dua Sekolah Dasar (SD) di wilayah Kabupaten Nabire masuk dalam program pencarian bakat dan minat yang diselenggarakan Kementerian Pemuda dan Olah raga Republik Indonesia.

Kedua SD yang masuk pada program pemcarian bakat dan minat itu adalah SD YPK Is Kejne Wadio dan SD Negeri Inpres Karang Mulia Nabire. Saat ini masing–masing dari dua sekolah ini tengah mendata muridnya yang bersedia masuk program tersebut.

Salah seorang guru SD YPK Is Kejne Wadio, Maria Goreti Ghunu, S.Pd yang ditemui Papuapos Nabire Jumat akhir pekan lalu, mengatakan, program pencarian bakat dan minat ini untuk Provinsi Papua baru ada 8 SD, temasuk dua SD dari Kabupaten Nabire.

“Program pencarian bakat dan minat yang diselenggarakan Kementerian Pemuda dan Olahraga ini sangat baik.  Namun pelaksanaan seleksi di hari libur, sehingga kami selaku guru sangat kesulitan mendata anak-anak,“ katanya.

Dan untuk SD YPK Is Kejne Wadio di saat ini telah mendata sebanyak 50 anak. {ada waktu masuk sekolah di awal tahun pelajaran 2022/2023 pada awal pekan depan, dipastikan SD Is Kejne akan mendata murid lagi untuk mengikuti program tersebut.

Sehingga di tahap awal ini SD YPK Is Kejne Wadio hanya bisa mengirimkan data dari 50 orang murid. Dan pada tahap kedua nanti akan dikirim data lagi 50 orang. Dengan demikian SD YPK Is Kejne bisa mengirimkan data 100 orang murid dari Nabire.

“Untuk itu semua data yang dikirim pihak sekolah, selanjutnya akan diseleksi oleh pihak Kemenpora. Semua anak tidak dijamin akan lulus, tetap bagi yang lulus administrasi dipastikan untuk dipanggil mengikuti pemusatan latihan di Jakarta sambil sekolah,” tutur Maria. (des)