NABIRE - Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Nabire, pada Rabu (05/03/25) kemarin, melaksanakan kunjungan atau Hearing I ke di Kampung Waroki Distrik Nabire Barat, Kabupaten Nabire. DPRK juga membuka kesempatan kepada masyarakat untuk menyampaikan keluh kesahnya.

Anggota DPRK Nabire, Ellon Raiki, kepada awak media ini mengatakan, hearing ke-1 DPRK Kabupaten Nabire di Waroki ini merupakan tugas dari dewan untuk menyerap aspirasi Masyarakat, khususnya masyarakat di Kampung Waroki yang terdampak abrasi.

Sehingga, tambahnya, perlu DPRK hadir untuk melihat apa yang terjadi di Waroki dan mendengar langsung apa yang menjadi harapan dari masyarakat kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nabire dan juga Pemerintah Provinsi Papua Tengah.

Lanjut Ellon, bibir pantai ini sekarang kurang lebih 137 meter. “Ini bagaimana bisa dilanjutkan, karena kalau tidak dilanjutkan akan berdampak ke masyarakat dan akan terkena abrasi itu yang membuat DPR harus turun melihat secara langsung,” katanya.

Adapun masyarakat meminta kepada pihak DPRK untuk melihat kekurangan mereka, mulai dari faktor jalan raya, sekolah dan lain-lain. “Kami sangat butuh fasilitas sama dengan yang ada di tempat lain,” kata seorang warga pada kesempatan itu.

Dan selanjutnya, aspirasi masyarakat Kampung Waroki diterima oleh pihak DPRK dan dari pihak DPRK akan membahas aspirasi masyarakat Kampung Waroki itu ke meja parlemen.(rob/joseph)