DEIYAI - DPRD Deiyai telah merampungkan dan merancangkan dua Raperda, masing–masing Raperda tentang pembasmian Miras dan jenis penyakit sosial lainnya dan Raperda tentang pemberdayaan perekonomian rakyat.

Perampungan dua Raperda tersebut disusun dan dirancangkan berdasarkan aspirasi murni dari warga masyarakat Deiyai, yang telah lama warga menginginkan ke DPRD untuk lahirkan sebuah regulasi hukum tentang peraturan daerah. Akhirnya, belum lama ini, para anggota DPRD melalui Pansus yang diketuai Hendrik Onesmus Madai, telah berhasil mengabulkan keinginan warga Deiyai, untuk melahirkan Raperda.

Keberhasil rancangan dua Raperda itu menuai pujian dan tanggapan dari warga masyarakat Deiyai.  Salah satunya datang pujian dari tokoh pemuda di Deiyai, Tino, Domin B, Ruben, serta kawan-kawannya.

Mereka menyampaikan apresiasi dan pujian kepada DPRD Deiyai yang telah berhasil merampungkan dua Raperda yang kini sedang dalam tahap sosialisasi kepada masyarakat.

“Kami sangat senang, bangga, salut atas DPRD telah berhasil rancangkan dua Raperda. Karena kedua Raperda sesuai keinginan warga Deiyai yang telah lama menantikan untuk pihak DPRD merancangkan kedua Raperda itu,” katanya. 

Mereka juga berharap, kedua Raperda dapat segera ke Vagian Hukum, supaya dapat segera ditetapkan sebagai Peraturan Daerah (Perda).  Agar dengan produk hukum Perda sebagai payung hukum, dalam menegakkan pembasmian Miras dan penyakit sosial lainnya di Deiyai. Sehingga Deiyai tetap aman, damai, seperti selama ini dan kedepannya, sesuai keinginan bersama.

Pujian dan tanggapan datang juga dari para tokoh perempuan Deiyai, seperti yang disampaikan, S. Badii. Katanya, dua Raperda yang telah berhasil dirancang oleh Dewan, sangat bagus dan apresiasi. Dengan kedua Raperda itu, Deiyai dapat aman, damai, akan jauh dari Miras dan penyakit sosial dan juga terlindungi hak ibu dalam perekonomian, terutama dalam berjualan di Deiyai. 

“Oleh karena itu, kami harap, dapat segera ditetapkan melalui persidangan dewan nanti, sebagai sebuah Perda sebagai sebuah produk hokum di Deiyai,” harapnya. (hbb)