NABIRE- Untuk menampung aspirasi masyarakat, anggota DPRD Nabire yang tergabung dalam kelompok V (lima), laksanakan Reses di kampung Sima distrik Yaur, rabu (11/3) kemarin. Kegiatan Reses tersebut dihadiri ketua para perangkat Kampung, Toko Adat, Toko Masyarakat, Toko Agama, Toko Perempuan serta warga disekitarnya.  Selaku Ketua Kelompok, Sambena G Inggerui dalam sambutannya  mengucapkan terimakasih kepada seluruh tamu undangan yang telah mengikuti kegiatan Reses yang dilaksanakan dan terkhusus kepada seluruh masyarakat distrik Yaur.  Dikatakan Sambena, Reses ini merupakan kegitan bulanan DPRD dalam menampung aspirasi, sehingga kami datang kepada bapa dan ibu sekalian untuk mendengarkan langsung suara masyarakat terkait kebutuhan pembangunan di wilayah ini. Maka jangan sungkan untuk memberikan aspirasi. Dalam penyampaian asmara tersebut, sebagian besar masyarakat berharap adanya pembangunan infrasruktur seperti pengaspalan jalan, pemasangan bronjol kali-kali yang ketika banjir selalu merambat ke perumahan warga, pemasangan taluk di pinggiran pantai yang rawan berdampak abrasi, penyedian satu buah SMA untuk distrik Yaur dan Teluk Umar, penyedian tenaga medis yang katanya ada Puskesmas tapi hingga kini tidak ada petugas,  perumahan guru  dan pemeliharaan aset masyarakat Kampung seperti Gereja. Selain itu salah satu warga kampung Sima mengharapkan adanya bantuan jaring dan perlatan yang dibutuhkan para nelayan.  Usai mendengarkan asipirasi sala satu Anggota DPRD Nabire, Athen Madai mengatakan, dirinya bersama rekan-rekan DPRD  siap menampung dan menindak lanjuti aspirasi masyarakat (asmara) Sima, Wami dan sekitarnya yang masuk dalam distrik Yaur guna mendukung kemajuan pembangunan wilayah ini, namun yang mengabulkan adalah Bupati.  “Aspirasi yang bapa dan ibu yang telah sampaikan kepada kami tersebut, siap kami menampung dan  menindak lanjuti sebagaimana yang diinginkan masyarakat, namun yang mengabulkan adalah Bupati,”tutur Madai. Setelah selesai acara, para wakil rakyat ini  juga menyempatkan diri untuk makan bersama dengan masyarakat dalam suasana kesederhanaan. (eby)