DPRD Nabire Kunjungi Warga Kampung Bumi Mulia
NABIRE – Anggota DPRD Kabupaten Nabire dibawah pimpinan H. M. Iskandar, SP, mengunjungi warga Kampung Bumi Mulia, Selasa (8/2/22). Kunungan kerja para wakil rakyat untuk melihat aspirasi atau keluhan dari warga masyarakat di kampung itu. Pertemuan digelar di Balai Kampung Bumi Mulia, Distrik Wanggar.

NABIRE – Anggota DPRD Kabupaten Nabire dibawah pimpinan H. M. Iskandar, SP, mengunjungi warga Kampung Bumi Mulia, Selasa (8/2/22). Kunungan kerja para wakil rakyat untuk melihat aspirasi atau keluhan dari warga masyarakat di kampung itu. Pertemuan digelar di Balai Kampung Bumi Mulia, Distrik Wanggar.
M. Iskandar menyampaikan, pihaknya datang untuk menampung aspirasi dari warga Kampung Bumi Mulia terkait dengan pembangunan kampung melalui dana kampung. Melalui pertemuan ini, pihaknya memberikan waktu kepada masysarakat untuk menyampaikan aspirasinya.
Warga Kampung Bumi Mulia, Andreas Darwanto mengatakan, pembangunan Kampung Bumi Mulia lima bidang diantaranya di bidang insfrakstruktur, jalan jembatan, di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan dan Intaq selama ini belum menentu hasilnya. Walaupun dana kampung besaran yang sudah diterima sebelumnya tetapi bukti nyata di kampung belum ada.
“Kami warga merasa pemerintah mulai dari pusat, provinsi dan kabupaten mereka sisihkan kami. Hal itu yang kami alami dan berpikir selama ini,” ujarnya.
Sehingga warga masyarakat menyampaikan terima kasih kepada DPRD Kabupaten Nabire yang berkesempatan berkunjung untuk bertatap muka dan disampaikan aspirasi warga kepada DPRD. Kata dia, pihaknya berharap seluruh kepala kampong di Kabupaten Nabire, harus dijaga ketat dari tingkat kabupaten.
“Siapa yang nakal segera diborgol karena ini dana pemerintah untuk membangun kampung kepetingan umum bukan dana pribadi,” tambahnya.
Sementara itu dikatakan perwakilan dari anggota DPRD Nabire, H. M. Iskandar, pihak DPRD Kabupaten Nabire datang di Kampung Bumi Mulia ini memenuhi undangan atau laporan dari Plt. Kepala Kampung Bumi Mulia terkait dengan pembangunan kampung itu sudah dibangun atau belum.
“Kami datang melihat dari dekat, ternyata buktinya sama sekali belum seperti jalan utama saja semua jalur rusak total padahal sebelumnya sudah diterima dana kampung, dana besar itu dikemanakan ?” ujarnya.
Kata dia, aspirasi yang disampaikan oleh warga diterima dan akan diteruskan kepada bupati. Dan bupatilah yang akan mengambil kebijakan dan selanjutnya pada saat sidang akan dibicarakan. (modes)
Bagikan artikel ini



