NABIRE – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nabire menjaring usulan program dari tingkat distrik dengan menemui Kepala Distrik. Sebab, selama ini ada kecenderungan eksekutif di tingkat kabupaten memangkas usulan program dan kegiatan dari tingkat distrik. Kelompok anggota DPRD Kabupaten Nabire yang melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Distrik Siriwo, Rabu (8/2) menemui Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Distrik Siriwo, Marianus Giyai untuk mendengarkan usulan program kegiatan dari distrik dalam tahun anggaran ini. Anggota DPRD yang melakukan Kunker ke Distrik Siriwo, Willem Kayame sebagai ketua kelompok didampingi Obed Senapa dan dua staf Setwan, sementara dua anggota dewan lainnya berhalangan.Ketua Kelompok Kunker Distrik Siriwo, Willem Kayame saat bertemu dengan Plt Kepala Distrik Siriwo di KM 100 Siriwo, mengatakan, Kunker kali ini difokuskan untuk menjaring usulan kegiatan dan program dari distrik untuk mempermudah bagi legislatif, mengecek berapa banyak aspirasi dari distrik yang diakomodir oleh eksekutif di tingkat kabupaten. Karena, selama beberapa kali Kunker ke distrik, anggota DPRD sudah menyampaikan banyak aspirasi dari masyarakat. Dewan mengecek usulan program dan kegiatan dari bawah, usulan dari distrik agar bisa memonitor berapa banyak kegiatan distrik yang diakomodir pemerintah di tingkat kabupaten selama satu tahun anggaran.Plt Kepala Distrik Siriwo, Marianus Giyai saat pertemuan dengan anggota dewan di kantornya mengatakan, usulan dari distrik yang disampaikan kepada pemerintah di kabupaten adalah pembangunan jaringan air bersih, pengadaan dan pembagian bibit babi kepada masyarakat, pembangunan jaringan listrik, pengadaan dan pembagian senk untuk dibagikan kepada masyarakat, dan usulan pembangunan jaringan Telkomsel.Selain itu, Distrik Siriwo juga mengusulkan pemekaran empat kampung, pembangunan 4 kopel perumahan guru, pembangunan perumahan untuk staf kantor distrik dan rehab perumahan para medis di Puskesmas Siriwo.Anggota DPRD Nabire, Obed Senapa mengatakan usulan pemekaran 6 kampung di wilayah Siriwo, masing-masing pemekaran 3 kampung di Distrik Wapoga dan tiga kampung di Distrik Siriwo sudah diusulkan terus dalam setiap kali sidang di dewan.Menyinggung pembagian senk kepada masyarakat, Legislator asal Siriwo ini menilai lebih tepat membangun rumah sehat bagi warga. Sebab, selama ini pembagian senk dan paku oleh pemerintah kurang ditanggapi oleh masyarakat. Oleh sebab itu, solusinya dengan membangun rumah sehat bagi warga.Soal membangun rumah sehat, Plt Kepala Distrik Siriwo, Giyai  mengungkap Dinas Pemukiman dan Transmigrasi Kabupaten Nabire saat melakukan kunjungan ke Distrik Siriwo mensyaratkan harus ada surat pelepasan tanah oleh Kepala Suku.Tetapi alasan tersebut ditampik anggota dewan. Karena, warga di setiap kampung tinggal di atas lahannya sendiri, sehingga persyaratan yang disodorkan Dinas Pemukiman tidak pas untuk masyarakat di kampung.Ketua Kelompok Dewan, Willem Kayame mengatakan akan mengecek semua usulan dari distrik saat pembahasan rencana kerja pemerintah antara eksekutif dan legislative, bulan depan. (ans)