DPRD Akan Dorong Pemerintah Bentuk OPD SatDamkar
NABIRE - Menanggapi peristiwa kebakaran yang terjadi beberapa waktu lalu di Kabupaten Nabire, anggota DPRD Nabire, Rohedi M. Cahya mengatakan, usulan pembentukan satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Satuan Pemadam Kebakaran (SatDamkar) Kabupaten Nabire sudah bertahun-tahun diusulkan oleh masyarakat Nabire, tetapi hingga kini belum juga terealisasi.

NABIRE - Menanggapi peristiwa kebakaran yang terjadi beberapa waktu lalu di Kabupaten Nabire, anggota DPRD Nabire, Rohedi M. Cahya mengatakan, usulan pembentukan satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Satuan Pemadam Kebakaran (SatDamkar) Kabupaten Nabire sudah bertahun-tahun diusulkan oleh masyarakat Nabire, tetapi hingga kini belum juga terealisasi.
“Ini masalah serius sebenarnya, tapi seperti dianggap sepele. Padahal ini seharusnya menjadi prioritas pemerintah daerah dalam membentuk OPD tersebut. Aspirasi ini sudah mulai DPRD periode sebelumnya sampai yang sekarang, sudah meneriaki hal ini kepada pemerintah daerah, tetapi belum digubris juga, mudah-mudahan pemerintah yang sekarang bisa cepat menanggapi hal ini,” tutur politisi Partai Berkarya, kepada wartawan, Rabu (6/4/22) di Kantor DPRD Nabire.
Kata Rohedi, Pemerintah Kabupaten Nabire pasti akan melihat hal ini. Kalau memang pemerintah harus dibuat nomenklaturnya untuk OPD sendiri, dirinya juga menyetujuinya dan secepatnya nomenklaturnya dibuat oleh pemerintah. DPRD pasti menyetujuinya, dan perlu diketahui bahwa Nabire ini masuk dalam kategori zona rawan kebakaran. Oleh karena itu, DPRD Nabire juga akan mendesak pemerintah daerah untuk segera membentuk OPD tersendiri bagi Satuan Pemadam Kebakaran (Satdamkar) yang betul-betul terlatih untuk siap menanggulangi bencana dan pemadam kebakaran.
“DPRD dan pemerintah jangan tutup mata dengan hal tersebut, bagaimana kedepan armada mobil Damkar ini bisa ada, titik-titik air jarak terdekat untuk mengambil air juga harus ada. Contohnya, ada sebuah rumah yang terbakar, tetapi karena tidak ada armada Damkar dan petugasnya, dan juga tidak ada pusat pengambilan air terdekat, akhirnya sepuluh rumah lainnya juga ikut terbakar, yang seharusnya sebagian bisa diselamatkan. Kami akan dorong ini ke eksekutif,” cetusnya.
Dirinya berharap, minimal di tahun 2023 awal, OPD Satuan Pemadam Kebakaran (SatDamkar) ini sudah ada. Kalaupun, di paksakan sebenarnya juga bisa dilakukan di tahun anggaran perubahan, tinggal dilihat dari sisi urgensinya. Juga, di Bulan Suci Ramadhan ini kiranya semua warga masyarakat Nabire bisa bersinergi, menjaga Sitkamtibmas yang kondusif, dan bagi umat Muslim dapat menjalan ibadah Puasa dengan aman, damai dan sejuk.
“Saya juga mengucapkan selamat menjalankan ibadah Puasa bagi umat Muslim di Kabupaten Nabire, dan kepada seluruh warga masyarakat Nabire, mari kita sama-sama jaga Sitkamtibmas yang sudah kondsif selama ini dengan tetap menjunjung tinggi rasa kebersamaan, persatuan dan toleransi beragama. Dan juga kepada warga masyarakat, terutama umat Muslim agar tetap berhati-hati dalam mempersiapkan hidangan pada waktu berbuka, karena belajar dari pengalaman sebelumnya kebanyakan peristiwa kebakaran itu terjadi akibat dari kelalaian manusia itu sendiri,” pungkasnya. (cad)
Bagikan artikel ini



