DPPPA Minta Dukungan Pusat Bangun ”Galery” Perempuan Papua
NABIRE - Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kabupaten Nabire, Yufinia Mote, S.SiT ketika diwawancarai, Selasa
Bagikan
NABIRE - Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kabupaten Nabire, Yufinia Mote, S.SiT ketika diwawancarai, Selasa (7/8), bertempat di Pantai Nabire mengatakan, melalui Festival Budaya Pranata Adat untuk Perdamaian dan Pameran Pembangunan Perempuan Papua, Pemerintah Pusat melalui Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia ikut mendukung Pemerintah Kabupaten Nabire dalam membuat sebuah tempat pusat kegiatan atau ”Galery” bagi Mama-mama atau Perempuan Papua yang ada di Nabire untuk membuat dan menjual hasil karya kerajinan tangan, seperti Noken Anggrek, tas dari Kulit Kayu, miniatur-miniatur lainnya, dan tempat ini nantinya bukan hanya tempat untuk menjual hasil karya, tetapi dijadikan sebagai pusat pembuatan hasil karya kerajinan tangan dari perempuan-perempuan Papua yang ada di Kabupaten Nabire. Sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Nabire, dirinya tidak memungkiri, jika sampai saat ini, terkait dengan perempuan dan anak masih banyak hal-hal perlu ditindaklanjuti dan dievaluasi, terutama menyangkut dukungan di bidang ekonomi dalam hal promosi dan pemasaran hasil karya perempuan-perempuan Papua. Dimana, tempat untuk memasarkan hasil karya Mama-mama Papua ini masih belum ada di Kabupaten Nabire, sehingga perlu didukung pemerintah pusat.”Kalau untuk ketrampilan dasar, Mama-mama Papua ini sudah luar biasa tinggal bagaimana kita mensuport, mendukung untuk produksinya itu semakin banyak dan pemasarannya itu bisa menembus hingga keluar Papua, bahkan mungkin internasional,” ujarnya.Kedepan, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Nabire berencana untuk membuat sebuah pusat penjualan dan kegiatan keterampilan terbesar di Nabire bagi Mama-mama Papua dalam berkreatifitas membuat hasil karya tangan berupa pernak-pernik ciri khas Papua. Dengan harapan semua hasil karya yang dibuat itu semua dipasarkan dan dipusatkan di tempat tersebut, dan ini butuh dukungan pemerintah pusat tentunya, sehingga DPPPA Kabupaten Nabire berharap pemerintah pusat mendukung penuh program ini. (cad)
Bagikan artikel ini



