NABIRE - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Papua Tengah menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan investasi di wilayahnya, khususnya bagi investor baru di Kabupaten Nabire. Berbagai program pendampingan digalakkan guna mempermudah proses perizinan dan memastikan pelaku usaha memahami sistem Online Single Submission Risk Based Approach (OSS RBA).

Pendampingan yang diberikan DPMPTSP kepada pelaku usaha mencakup pelayanan perizinan yang disesuaikan dengan kewenangan provinsi. Hal ini ditegaskan oleh Penata Perizinan Ahli Muda, Bowo Siswandoyo, yang mewakili Kepala DPMPTSP Provinsi Papua Tengah, Apniel Pongtuluran, S.Kom.,MM, saat ditemui Papuapos Nabire, Jumat (23/05/2025) lalu. Kewenangan ini merujuk pada Peraturan Gubernur Nomor 18 Tahun 2022 tentang Organisasi dan Tata Kerja DPMPTSP Provinsi Papua Tengah.

Bowo menjelaskan, bahwa DPMPTSP juga aktif melaksanakan kegiatan sosialisasi terkait OSS RBA kepada para pelaku usaha yang berada di wilayah Provinsi Papua Tengah. Sosialisasi ini penting untuk memastikan investor dan pelaku usaha dapat memanfaatkan platform perizinan daring secara efektif dan efisien.

Selain sosialisasi, DPMPTSP juga memberikan pelayanan langsung kepada pelaku usaha. Pelayanan ini tidak hanya dilakukan dengan turun langsung ke lapangan untuk membantu proses perizinan atau mengatasi kendala yang dihadapi pelaku usaha, tetapi juga melalui komunikasi via telepon untuk memberikan panduan dan jawaban atas pertanyaan seputar investasi.

Langkah-langkah pendampingan ini menjadi bukti nyata komitmen DPMPTSP Papua Tengah dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif. Dengan kemudahan perizinan dan pemahaman yang baik tentang OSS RBA, diharapkan lebih banyak investor yang tertarik menanamkan modalnya di Nabire dan Provinsi Papua Tengah secara keseluruhan.

Pendampingan yang holistik ini diharapkan dapat memangkas birokrasi, mempercepat proses investasi serta memberikan kepastian hukum bagi para investor. Dengan demikian, target peningkatan investasi di Papua Tengah dapat tercapai, yang pada gilirannya akan mendorong pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat setempat.

Para investor baru di Nabire diimbau untuk tidak ragu memanfaatkan fasilitas pendampingan yang disediakan DPMPTSP Provinsi Papua Tengah. Tim DPMPTSP siap membantu setiap tahapan perizinan dan memastikan investasi masyarakat berjalan lancar.(sam)