NABIRE - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Nabire mengambil langkah konkret untuk memastikan 65 Commanditaire Vennootschap (CV) yang telah rampung proses administrasinya pada bulan Oktober lalu dapat segera aktif bekerja dan memanfaatkan fasilitas yang akan diberikan melalui dana Otonomi Khusus (Otsus).

Kepala DPMPTSP Kabupaten Nabire, Engel Bertus Magai, S.Pd, mengungkapkan bahwa penyelesaian administrasi ini merupakan tahap awal penting bagi para pelaku usaha tersebut. "65 CV sudah terlaksana di Oktober yang lalu," kata Engel Bertus Magai, saat ditemui Papuapos Nabire, di ruang kerjanya, Selasa (09/12/2025).

Magai menjelaskan, langkah selanjutnya yang harus diambil oleh para pemilik CV adalah inisiatif aktif untuk menjalin komunikasi dan kerja sama dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Ia menekankan pentingnya pendekatan CV kepada OPD di tingkat Kabupaten Nabire maupun Pemerintah Provinsi Papua Tengah.

"Semua administrasi ini kami sudah buka dan sudah diserahkan kepada mereka. Selanjutnya mereka perlu mendekati OPD-OPD terkait di Kabupaten Nabire juga di Provinsi Papua Tengah untuk fasilitasi," ujarnya. 

Magai menambahkan bahwa pihaknya telah menyerahkan nama-nama kontak tim fasilitasi baik di tingkat provinsi maupun kabupaten kepada para pemilik CV.

Fasilitasi ini bertujuan agar para CV dapat segera memulai ‘pekerjaan kecil-kecilan’ di daerah, memanfaatkan peluang yang ada baik di kabupaten maupun provinsi. Dorongan ini merupakan upaya DPMPTSP agar bantuan yang bersumber dari dana Otsus benar-benar dapat memberdayakan masyarakat lokal.

Sebagai stimulus dan bentuk dukungan nyata, Magai membeberkan program utama yang akan direalisasikan pada tahun 2026. "Langkah yang berikut, tahun depan kita akan memberikan Pom Bensin Mini yang akan dibagikan satu-satu ke 65 CV," tegasnya.

Program pembagian Pom Mini ini telah dimasukkan dalam rencana kerja yang bersumber dari dana Otsus dengan total anggaran sebesar satu miliar rupiah. Namun, pemberian bantuan ini memiliki syarat ketat.

"CV itu yang mereka betul-betul bekerja, dengan kelengkapan administrasi, papan nama atau sudah lengkap akan mendapatkan Pom Mini. Dan sebaliknya, jika dokumennya belum lengkap, tidak mendapat Pom Mini," tutup Engel Bertus Magai, memberikan penegasan mengenai pentingnya komitmen kerja dan kelengkapan administrasi bagi para penerima manfaat.(sam)