NABIRE - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Papua Tengah mencatat total sebaran proyek berdasarkan tingkat risiko usaha telah mencapai ribuan unit sepanjang periode Januari hingga Agustus 2026.

Total keseluruhan proyek dan perizinan berusaha yang berhasil dikelola oleh instansi tersebut tercatat sebanyak 7.853 proyek dengan berbagai klasifikasi tingkat risiko di wilayah Provinsi Papua Tengah.

“Serta sebaran proyek berdasarkan risiko selama bulan Januari hingga Agustus 7.853,” kata Koordinator Perizinan DPMPTSP Provinsi Papua Tengah, Aplina Rilyke M. Muabuay, MM, saat ditemui Papuapos Nabire di ruang kerjanya, Selasa (18/8/2026).

Aplina merinci bahwa jumlah perizinan berusaha tersebut terbagi ke dalam empat kategori tingkat risiko usaha, mulai dari skala rendah hingga tingkat risiko yang paling tinggi.

Berdasarkan data resmi DPMPTSP Provinsi Papua Tengah, perizinan untuk kategori risiko rendah mendominasi dengan jumlah mencapai 3.820 izin.

Sementara itu, untuk kategori usaha dengan tingkat risiko menengah rendah, pihak DPMPTSP mencatat sebanyak 1.459 perizinan telah diterbitkan bagi para pelaku usaha.

Ada pun untuk kategori usaha dengan tingkat risiko menengah tinggi, jumlah perizinan yang berhasil diproses dan dikelola oleh instansi tersebut tercatat sebanyak 2.293 izin.

Di sisi lain, kategori usaha dengan tingkat risiko tinggi mencatatkan angka sebanyak 281 perizinan yang pergerakan serta pemantauannya terus diawasi secara ketat oleh DPMPTSP Provinsi Papua Tengah. (sam)