NABIRE - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Papua Tengah menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) dengan tema ‘Penguatan pelayanan publik untuk meningkatkan daya saing investasi daerah’

Rakorda tersebut juga dihadiri Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) pusat, yang bertempat di Aula LPP RRI, pada Rabu (3/9/2025). 

Plt Kepala DPMPTSP Provinsi Papua Tengah, Drs. Samuel Rihi, M.Si, dalam sambutannya menyampaikan tujuan dari Rakorda, mewujudkan Papua Tengah sebagai provinsi yang ramah investasi dalam pelayanan publik yang unggul dan berbasis kepuasan masyarakat serta pelaku usaha.

"Menumbuhkan investasi berkualitas, meningkatkan pendapatan, menciptakan lapangan kerja baru, memperkuat perekonomian daerah secara inklusif dan berkelanjutan," ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh peserta Rakorda agar berbagi informasi serta tantangan yang dihadapi di daerah masing-masing, semangat saling belajar dan mendukung satu sama lain dan mewujudkan Papua Tengah sebagai kawasan investasi yang menjanjikan di tanah Papua.

Samuel menekankan dari 8 kabupaten yang ada di Papua Tengah dan dengan kondisi yang berbeda-beda namun potensi investasi yang menjanjikan.

Staf Ahli II Provinsi Papua Tengah, Herman Kayame, mewakili Gubernur Papua Tengah, menyampaikan melalui tema Rakorda ini diharapkan bisa membuka wawasan dan persamaan persepsi terkait bagaimana menciptakan iklim investasi yang kondusif, melalui peningkatan kualitas pelayanan publik sehingga menarik lebih banyak investor.

"Melalui pelaksanaan Rakorda ini diharapkan dapat terjalin komunikasi, informasi serta evaluasi kondisi terkini," kata Herman Kayame.

Ia menekankan untuk meningkatkan kualitas pelayanan, transparansi dan efisiensi, menjadi kunci utama dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

"Pelayanan publik yang cepat, mudah dan transparan, tidak hanya menguntungkan masyarakat tetapi menjadi daya tarik bagi investor," tutupnya.(edi)