DPMK Serahkan Bantuan Mesin Pencacah Pakan Babi
NABIRE - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Kabupaten Nabire, resmi menyerahkan bantuan alat pencacah pakan babi guna fasilitasi pengembangan usaha ekonomi masyarakat dan pemerintah desa, dalam meningkatkan pendapatan asli desa bagi kelompok ternak di Kabupaten Nabire 2024.

NABIRE - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Kabupaten Nabire, resmi menyerahkan bantuan alat pencacah pakan babi guna fasilitasi pengembangan usaha ekonomi masyarakat dan pemerintah desa, dalam meningkatkan pendapatan asli desa bagi kelompok ternak di Kabupaten Nabire 2024.
Kegiatan ini dibuka, Bupati Kabupaten Nabire, Mesak Magai, S.Sos diwakili oleh Asisten I Setda Nabire, La Halim. Kegiatan ini terbagi dalam tujuh kelompok yang akan menerima bantuan alat pencacah pakan babi.
Bantuan tersebut bersumber dari dana Otonomi Khusus (Otsus), jumlah mesin yang akan dibagikan berjumlah tujuh mesin yang akan dibagikan khusus masyarakat asli Papua atau OAP.
"Peningkatan pendapatan asli desa merupakan salah satu prioritas utama dalam pembangunan Kabupaten Nabire," kata La Halim, di Aula PUPR, Rabu (21/08/2024). Dengan pendapatan yang meningkat, desa dapat lebih mandiri dan mampu membiayai berbagai program pembangunan.
Lanjutnya, kegiatan fasilitasi sangat penting untuk memberikan pengetahuan dan ketrampilan pada kelompok ternak. Dalam mengembangkan usaha mereka. "Selaku Pemerintah Kabupaten Nabire, mengapresiasi inisiatif DPMK atas penyelenggaraan kegiatan ini," ucapnya.
La Halim mengatakan, kelompok ternak memiliki potensi besar untuk meningkatkan ekonomi desa dan dengan bimbingan serta dukungan yang tepat. "Saya yakin saudara-saudara mendapat kesuksesan," ujarnya.
Ia mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Seraplah ilmu dan pengalaman yang diberikan oleh narasumber dan terapkan dalam usaha ternak masing-masing. Pemerintah desa juga diharapkan dapat terus mendukung dan memfasilitasi kelompok usaha ternak agar mereka dapat berkembang. Dan memberikan kontribusi positif bagi desa.
Kepala Dinas DPMK Nabire, Filemon Madai, diwakili Fransiskus Magai mengatakan, maksud dan tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan ekonomi kampung. Karena sumber dana dari Otsus yang dikhususkan masyarakat OAP. "Kami mengadakan mesin pencacah pakan babi, untuk mengolah pakan serta mempertumbuhkan ternak bagi," ucapnya.
Sebelum mengadakan mesin pencacah pakan DPMK melakukan monitoring kepada masyarakat OAP, setelah selesai melakukan monitoring masyarakat ternak babi langsung adakan mesin.
Lanjutnya, dari 7 kelompok yang akan menerima mesin pencacah pakan ternak, benar-benar ada pelihara babi. Intinya dalam 7 kelompok tersebut dengan hasil mesin ini, maka babi akan tumbuh cepat dan jual cepat. Supaya dari hasil jual babi bisa meningkatkan ekonomi di kelompok dan di lingkungan mereka tinggal.
"Kelompok-kelompok yang menerima bantuan mesin pencacah pakan, yakni kampung Bumi Mulya Distrik Wanggar, Distrik Nabire Barat Kampung Bumi Raya, Kelurahan Bumiwonorejo, kelompok Wadio, Gerbang Sadu Nabire Barat, Distrik Nabire Kampung Kalisusu, Distrik Teluk Kimi Kampung Kimi," ucap Fransiskus Magai.
Hal senada diucapkan ketua panitia, Maikel Tebay. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan kelompok ternak. Dalam memelihara dan pemberian pakan berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan ternak agar dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.
"Pemeliharaan dan pemberian pakan berkualitas tentu akan akan berdampak pada ternak yang sehat dan gemuk, sehingga menghasilkan daging yang banyak dan berkualitas," kata Maikel.
Dengan ternak yang sehat tentu akan mempunyai nilai jual yang tinggi sehingga masyarakat khususnya kelompok ternak dapat meningkatkan ekonomi keluarga dan kelompoknya.
"Dasar pelaksanaan kegiatan ini, dana Otsus yang tertuang dalam DPA, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung Kabupaten Nabire 2024," pungkasnya.
Kegiatan ini dihadiri Kepala Bappeda yang diwakili, Inspektorat Kabupaten Nabire yang diwakili, BPKAD Kabupaten Nabire yang diwakili, Kepala Dinas Peternakan yang diwakili dan staf-staf DPMK.(sam)
Bagikan artikel ini



