DPMK Nabire Fasilitasi Penyusunan Rencana Pembangunan Kampung
NABIRE – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Kabupaten Nabire fasilitasi 72 Kepala Kampung untuk Penyusunan dan Perencanaan Pembangunan Kampung selama dua hari. Hal ini agar para kepala kampung yang dilantik beberapa waktu lalu agar mengerti dan mengetahui penyusunan dan perencanaan pembangunan di kampung yang hasil bisa nampak nyata dan dirasakan oleh warganya sendiri.

NABIRE – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Kabupaten Nabire fasilitasi 72 Kepala Kampung untuk Penyusunan dan Perencanaan Pembangunan Kampung selama dua hari. Hal ini agar para kepala kampung yang dilantik beberapa waktu lalu agar mengerti dan mengetahui penyusunan dan perencanaan pembangunan di kampung yang hasil bisa nampak nyata dan dirasakan oleh warganya sendiri.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Kabupaten Nabire Pelimon Madai saat pembukaan kegiatan di Aula RRI Nabire, Selasa (8/11) mengatakan fasilitasi penyusunan dan perencanaan progran pembangunan kampung ini sangat penting bagi 72 kepala kampung se Kabupaten Nabire yang dilantik beberapa waktu lalu. Karena, tanpa perencanaan yang baik dan bagus tidak mungkin akan mencapai hasil pembangunan di kampung yang baik pula. Perencanaan merupakan kunci pembangunan, segala pembangunan yang direncanakan dilaksanakan sesuai dengan perencanaan yang terarah dan terencana. Fasilitasi pembangunan tidak hanya dilaksanakan khusus kepada kepala kampung di daerah ini tetapi itu merupakan suatu kegiatan rutinitas dilaksanakan setiap pemangku jabatan mulai dari pusat hingga daerah bahkan sampai ke tingkat kampung.
Sebab itu, Madai menilai Fasilitasi Penyusunan Perencanaan Program Pembangunan Kampung yang digelar awal pelantikan kepala kampung ini moment yang tepat. Karena, setelah pelantikan 72 kepala kampung beberapa waktu lalu, dibekali dengan pengetahuan tentang penyusunan, perencanaan program pembangunan di kampung sebagai modal pelaksanaan pembangunan di kampungnya masing-masing. Oleh karena itu, kepala kampung diminta untuk mengikuti materi yang disajikan sumber yang berkompoten selama 2 hari kegiatan dengan baik karena akan membantu para kepala kampung ketika melaksanakan pembangunan di kampung. Materi penyusunan, perencanaan program pembangunan ini dibekali sejak awal supaya tidak terjadi orang buta menuntun orang buta sehingga masuk jurang sama-sama.
Madai mengingatkan para kepala kampung yang baru dilantik terpilih saat pemilihan kepala kampung, dipilih oleh warga untuk menkalankan tugas pembangunan di kampung sehingga sebelum melaksanaan pembangunan harus ada perencanaan, pelaksanaan yang sesuai perencanaan agar tidak terjadi masalah di kemudian hari.
Kesempatan itu, Madai menekankan dalam melaksanakan tugas dan program pembangunan di kampung agar kepala kampung takut terhadap Tuhan. Sebab, terpilih sebagai kepala kampung bukan karena terbaik, bukan juga karena bertanggungjawab, baik dan kuat, juga bukan karena ada pendorong di belakang tetapi terpilih karena dipilih oleh Tuhan untuk bekerja untuk masyarakat dan membangun kampung. “Allah menghendaki kamu bekerja untuk kepentingan masyarakat di kampung,” pesannya.
Sementara itu, Bupati Nabire, Mesak Magai melalui sambutan tertulis yang dibacakan Wakil Bupati Ismail Djamaluddin meminta kepala kampung agar tidak menyusun program untuk jangka pendek, menengah dan panjang yang bisa dirasakan dan dilihat secara nyata oleh masyarakat di kampung maing-masing. Kepala Kampung ditantang untuk membuat gebrak baru dengan program-program yang nyata agar para pemimpin di kampung ini dikenal oleh warga kampung yang memilih kepala kampung untuk mewujudkan visi misi menuju Nabire yang hebat dan lebih maju.
Untuk itu, Bupati Mesak menginbau nara sumber dalam kegiatan ini hendaknya membimbing para kepala kampung untuk menyusun dan membuat program yang tidak mulujk-muluk tetapi program yang sederhana tetapi bisa dinikamti kangsung oleh masyarakat di kampung.
Bupati Mesak menantang para kepala kampung untuk menyusun program prioritas dan melaksanakan program pembangunan di kampung sesuai perencanaan awal. Dan apabila program prioritasnya dilaksanakan dengan baik, kepala kampung bisa mengundang Bupati untuk turun ke kampung. Selain itu, para kepala kampung juga bisa mensosialisasikan pelaksanakan pembangunan di kampung melalui media sosial, elektrinik dan media lainnya. (ans)
Bagikan artikel ini



