DPMK Gelar Fasilitasi Pengelolaan Keuangan Kampung, Tekankan Transparansi Dana Otsus
NABIRE - Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Kabupaten Nabire menggelar kegiatan fasilitasi pengelolaan keuangan kampung yang bersumber dari dana Otonomi Khusus (Otsus) tahun 2024. Kegiatan yang berlangsung di Balai Kampung Kali Semen, Distrik Nabire Barat ini dibuka langsung Bupati Nabire, Mesak Magai, S.Sos.,M.,Si, Rabu (04/12/2024).

NABIRE - Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Kabupaten Nabire menggelar kegiatan fasilitasi pengelolaan keuangan kampung yang bersumber dari dana Otonomi Khusus (Otsus) tahun 2024. Kegiatan yang berlangsung di Balai Kampung Kali Semen, Distrik Nabire Barat ini dibuka langsung Bupati Nabire, Mesak Magai, S.Sos.,M.,Si, Rabu (04/12/2024).
Dalam sambutannya, Bupati Mesak menekankan pentingnya pengelolaan keuangan yang baik dan transparan. “Pengelolaan keuangan yang baik dan transparan merupakan kunci untuk mencapai tujuan pembangunan yang adil dan merata,” tegas Bupati Mesak.
Kegiatan Itu juga bertujuan untuk meningkatkan kapasitas aparatur kampung dalam mengelola keuangan kampung secara efektif dan efisien. Bupati Mesak Magai menekankan pentingnya pengelolaan keuangan yang baik dan transparan sebagai kunci keberhasilan pembangunan di tingkat kampung serta memastikan dana Otsus digunakan sesuai peruntukannya dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Pengelolaan keuangan yang baik dan transparan merupakan kunci untuk mencapai tujuan pembangunan yang adil dan merata,” tegas Bupati Nabire.
Mesak Magai mengingatkan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan kampung. Seluruh proses pengelolaan keuangan harus dilakukan secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

“Saya berharap melalui kegiatan ini, pengelolaan keuangan kampung di Kabupaten Nabire dapat semakin baik dan transparan. Dana Otsus yang diperuntukkan bagi pembangunan kampung harus digunakan secara tepat sasaran dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan fasilitasi ini dapat memberikan dampak positif terhadap pengelolaan keuangan kampung di Kabupaten Nabire. Dengan pengelolaan keuangan yang baik, diharapkan pembangunan di tingkat kampung dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.(sam)
Bagikan artikel ini



