NABIRE - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Kabupaten Nabire akan menyalurkan bantuan berupa mesin penggiling pakan ternak dan mesin penghancur kepada delapan kelompok peternak di berbagai distrik. Bantuan ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam mengolah pakan ternak mereka secara mandiri.

Kepala Bidang Kemasyarakatan Kampung, Maikel Tebay, S.IP, mengatakan bahwa bantuan ini bersumber dari Dana Otonomi Khusus (Otsus) tahun 2025. Bantuan ini khusus diperuntukkan bagi Orang Asli Papua (OAP) sebagai upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

Menurut Maikel, bantuan yang akan disalurkan merupakan satu paket lengkap yang terdiri dari delapan unit mesin penggiling dan enam belas unit mesin penghancur. 

Ia menjelaskan, bahwa bantuan tahun lalu hanya berupa mesin penghalus, sehingga kurang berfungsi maksimal. Untuk itu, tahun ini pihaknya melengkapi dengan mesin penghancur dan pemotong agar alat tersebut bisa digunakan secara optimal oleh masyarakat.

"Tahun lalu kami sudah serahkan mesin penghalus. Saya pikir ini masih kurang kalau kita kasihkan ke masyarakat tidak berfungsi. Makanya saya lengkapi penghancur sama pemotong sehingga dia menjadi satu paket," ujar Maikel di ruang kerjanya, Selasa (5/08/2025).

Alat-alat ini nantinya bisa digunakan untuk membuat pakan ternak dalam bentuk pelet. Pakan tersebut tidak hanya bermanfaat untuk babi, tetapi juga bisa digunakan untuk ayam, bebek dan ikan.

Ada delapan kelompok peternak yang akan menerima bantuan ini. Mereka tersebar di beberapa lokasi. Masing-masing kelompok peternak ini terdiri dari lima hingga tujuh anggota. DPMK Kabupaten Nabire akan membagikan bantuan tersebut kepada masyarakat pada minggu depan.

Sebelum penyaluran, pihak DPMK akan melakukan monitoring dan pendataan ulang data masing-masing anggota kelompok, termasuk Kartu Tanda Penduduk (KTP), untuk memastikan bantuan tepat sasaran. Dengan adanya bantuan ini, pemerintah Kabupaten Nabire berharap masyarakat dapat menggunakan mesin tersebut sebaik-baiknya demi kelancaran usaha peternakan mereka.(sam)