NABIRE – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Real Estat Indonesia (REI) Provinsi Papua Tengah menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) tahun 2023, Selasa (25/7/23) di Resto Hotel Karya Papua, Nabire. Rakerda digelar bertemakan “Bangkit Bersama Membangun Kemandirian Daerah Otonomi Baru.“

Rakerda DPD REI Papua Tengah dihadiri staf ahli Provinsi Papua Tengah, Benjamin G. Lekatompessy mewakili Pj Gubernur Papua Tengah, Forkopimda, perwakilan dari perbankan, PT. PLN Nabire dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutan Pj Gubernur Papua Tengah yang disampaikan oleh staf ahli Provinsi Papua Tengah, Benjamin G. Lekatompessy, mengapresiasi kegiatan Rakerda DPD REI. Diharapkan jadi agenda tahunan dalam rangka pembangunan di daerah DOB yang baru khususnya di Provinsi Papua Tengah. 

Ketua DPD REI Papua Tengah, Syahbudin, kepada Papuapos Nabire, mengatakan, DPD REI Papua Tengah memiliki lima anggota. Kata dia, syarat minimal berdirinya DPD REI itu lima anggota. Jadi komposisinya saat ini, tiga anggota di Nabire dan dua anggota di Timika.

“visi dan misi kami, kami ingin berkolaborasi dan bersinerji bangkit bersama membangun Provinsi Papua Tengah. Dan kami ingin menyiapkan perumahan yang layak huni bagi masyarakat Provinsi Papua Tengah,” tuturnya.

Lebih lanjut dikatakan, program DPD REI Papua Tengah terbentuk tahun 2022 dan rapat kerja hari ini konsolidasi. Di dalam Rakerda pihaknya akan menentukan arah dan kebijakan yang akan dikerjakan di tahun 2023 sampai 2024.

Disinggung soal rumah subsidi, kata dia, program ini sudah jalan. Di Kabupaten Mimika sudah ada 222 unit rumah dan di Nabire sudah ada 31 unit rumah subsidi.

“Dan memang konsen kami sudah 70 persen ini ketersediaan rumah subsidi, dan kami menyiapkan rumah subsidi bagi masyarakat yang berpenghasikan rendah. Target ke depan memang kami ada punya strategi-strategi dan kami juga membuat komposisi, mulai dari rumah sederhana, rumah menengah dan yang permanen. Kami akan kondisikan dengan permintaan pasar,“ ujarnya. (rob)