DLH Nabire Gandeng Swasta Garap Sampah
NABIRE – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Nabire menggandeng, menjalin kesepakatan kerjasama dengan swasta pemilik dum truck unt
NABIRE – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Nabire menggandeng, menjalin kesepakatan kerjasama dengan swasta pemilik dum truck untuk menangani persampahan di Kota Nabire. Pihak swasta dipercayakan untuk mengangkut sampah di dalam kota, sementara DLH membiayai bahan bakar dan biaya lainnya.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Nabire, Onesimus Bonay di ruang kerjanya, Kamis (8/7) mengatakan DLH menjalin kerjasama berupa perjanjian kontrak kerjasama dengan pemilik dum truck untuk sewa pakai dum truck mengangkut sampah di dalam kota dan membuangnya ke tempat pembuangan akhir (TPA). “Sudah kami tanda tangani kontrak kerja dengan 15 orang pemilik dum truck, termasuk hak dan kewajiban masing-masing pihak antara DLH dengan pemilik dum truck,” jelasnya sambil menambahkan perjanjian kerjasama kontrak tersebut dilaksanakan 6 Juli lalu.
Dengan ditandatanganinya kontrak kerjsama tersebut, kata Bonay, sopir dum truck akan mengangkut sampah dari warga di pinggir jalan umum dan gang-gang di dalam pemukiman masyarakat. Karena, sopir dum truck akan masuk ke gang-gang dengan toa untuk mengangkut sampah dari warga di pinggir jalan besar dan gang.
Oleh sebab itu, setiap warga diminta untuk meletakan sampah rumah tangga di pinggir jalan umum dan gang dalam bentuk bungkusan dan terikat, tidak di dalam sampah tercecer untuk memudahkan saat mengangkat sampah oleh petugas.
Bonay menjelaskan, sistim kerja pihak ini akan mubaer, DLH membagi wilayah operasional masing dum truck, di wilayah yang penduduknya tidak akan dilayani oleh satu dum truck sedangkan di wilayah yang padat akan dilayani oleh dua dum truck. Sopir dum truck bersama petugas akan mengangkut sampah di pinggir jalan dan gang-gang sesuai dengan pembagian wilayah kerja masing-masing sopir.
Menurut Kepala DLH, sopir dum truck akan mulai bergerak angkut sampai dari pukul 06.00 pagi hingga pukul 14, dengan harapan jam 10 pagi Nabire bersih dari sampah. Oleh sebab itu, masyarakat diimbau mentaati jam operasi dum truck dan meletakan sampah dalam bentuk terikat/bungkus di pinggir jalan.
Dalam perjanjian kontrak kerja, DLH akan menanggung bahan bakar sebanyak 20 liter solar dengan mengambilnya di Satuan Pengisian Satuan Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang ditunjuk DLH. Untung pengangkutan, DLH akan menempatkan tenaga pembersih sampah sebanyak 3 orang laki-laki di setiap dum truck. Lima belas dum truck yang ikut memerangi sampah di Nabire, bergerak mulai dari Kampung Bumi Raya hingga Samabusa.
Ones Bonay apresiasi kepada PJ Bupati Nabire, dr Anton Tony Mote yang berani mengambil langkah politik dengan gerakan Nabire Bersih dan langsung melakukan kontrak kerjasama dengan pemilik dum truck untuk mengangkut sampah di dalam kota Nabire. Karena, secara tidak langsung akan mengangkat nama baik pemerintah dan masyarakat di daerah, apabila kota Nabire bersih. Karena, ketika banyak sampah di mana-mana, wibawa masyarakat dan pemerintah dinilai kurang, karena sampah ada di depan mata. (ans)
Bagikan artikel ini



