DLH Gelar Kajian Strategis Demi Pembangunan Berkelanjutan 2025-2030
NABIRE - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Nabire menggelar acara penting selama dua hari, tepatnya pada hari ini, Rabu (16/04/2025), bertempat di Aula Bappeda Kabupaten Nabire

NABIRE - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Nabire menggelar acara penting selama dua hari, tepatnya pada hari ini, Rabu (16/04/2025), bertempat di Aula Bappeda Kabupaten Nabire. Agenda utama dalam kegiatan ini adalah penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) untuk Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Nabire tahun 2025-2030.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Nabire, Arpan Natan Palumpun, S.T., M.T., dalam sambutannya menyampaikan, betapa pentingnya KLHS ini dalam kerangka regulasi yang tertuang dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 7 Tahun 2018. Ia menekankan harapan agar seluruh pihak terkait dapat memberikan kontribusi pemikiran yang konstruktif dan positif demi kemajuan Kabupaten Nabire di masa mendatang.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Bappeda Kabupaten Nabire, Dr. H. Mukayat, S.Pd.,M.Si.,MSc.,M.Pd., diwakili Sekretaris Bappeda Kabupaten Nabire, Paulus Talakua, S.KM.,M.Kes, menyoroti momentum penting ini seiring dengan hadirnya pemerintahan baru Bupati dan Wakil Bupati Nabire untuk periode 2025-2030.
Ia menjelaskan bahwa visi dan misi kepemimpinan yang baru harus diterjemahkan dalam rencana pembangunan yang matang dan berwawasan lingkungan, di mana KLHS memegang peranan sentral sebagai fondasinya.
Paulus Talakua memaparkan tahapan-tahapan krusial dalam penyusunan KLHS ini. Prosesnya meliputi sosialisasi yang telah dilaksanakan serta konsultasi publik pertama dan kedua yang akan melibatkan seluruh pemangku kepentingan.
Langkah ini bertujuan untuk menjaring aspirasi dan masukan yang beragam, sehingga program pembangunan Kabupaten Nabire untuk lima tahun ke depan dapat dirumuskan secara komprehensif dan akuntabel.
Wakil Bupati Nabire, Burhanuddin Pawennari, yang mewakili Bupati Nabire, Mesak Magai, S.Sos.,M.Si. Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa KLHS bukan sekadar formalitas atau persyaratan normatif dalam penyusunan RPJMD. Lebih dari itu, KLHS merupakan instrumen vital dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

Ia menekankan bahwa KLHS akan menjadi landasan strategis yang memastikan setiap kebijakan, rencana dan program pembangunan yang dirancang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi semata, tetapi juga memperhatikan aspek-aspek lingkungan hidup dan sosial. Dengan demikian, pembangunan yang dilaksanakan akan memberikan manfaat jangka panjang bagi seluruh masyarakat Nabire tanpa mengorbankan kelestarian alam.
Melalui pelaksanaan Forum Group Discussion (FGD) pertama dan kedua yang menjadi bagian dari rangkaian acara ini, Burhanuddin Pawenari menyampaikan harapannya agar terjalin dialog yang konstruktif, partisipatif dan inklusif. Keterlibatan aktif dari berbagai pihak diharapkan menghasilkan rumusan program pembangunan yang tidak hanya inovatif, tetapi juga bertanggung jawab terhadap lingkungan.
Kegiatan penyusunan KLHS ini menjadi sinyal kuat komitmen Pemerintah Kabupaten Nabire dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan berorientasi pada pembangunan berkelanjutan. Dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat dan pemangku kepentingan, diharapkan RPJMD Kabupaten Nabire tahun 2025-2030 akan menjadi dokumen perencanaan yang aspiratif, realistis dan selaras dengan prinsip-prinsip pelestarian lingkungan hidup.
Langkah strategis yang diinisiasi oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Nabire ini patut diapresiasi sebagai wujud keseriusan dalam mempersiapkan masa depan Nabire yang lebih baik. Di mana pembangunan dan pelestarian lingkungan berjalan beriringan.
Hasil dari kajian ini diharapkan dapat menjadi panduan yang kokoh bagi pemerintah daerah dalam mengambil kebijakan dan melaksanakan program pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat Nabire.
Partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan dalam proses penyusunan KLHS ini menjadi kunci keberhasilan dalam merumuskan arah pembangunan Kabupaten Nabire lima tahun ke depan. Dengan semangat kolaborasi dan visi yang jelas, Nabire optimis dapat meraih kemajuan yang signifikan tanpa mengabaikan tanggung jawab terhadap lingkungan hidup.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini diharapkan dapat menghasilkan rumusan awal KLHS yang komprehensif, yang kemudian akan disempurnakan melalui tahapan-tahapan selanjutnya. Semangat kebersamaan dan komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan yang ditunjukkan dalam acara ini memberikan harapan baru bagi masa depan Kabupaten Nabire yang lebih cerah dan lestari.
Dengan terlaksananya kegiatan penyusunan KLHS ini, Kabupaten Nabire telah menunjukkan langkah konkret dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan bertanggung jawab. Diharapkan, hasil dari kajian ini akan menjadi pedoman yang berharga bagi pemerintah daerah dalam menjalankan roda pembangunan demi kesejahteraan seluruh masyarakat Nabire dan kelestarian lingkungan hidup di Kabupaten Nabire.(sam)
Bagikan artikel ini


