Di Tanjakan Piyakebo, Ruas Jalan Tertutup Akibat Longsor
NABIRE - Di tanjakan Piyakebo, nampak ruas jalan tertutup akibat longsor usai curah hujan pada malam hingga pagi hari kemarin terajdi. Dari kejadian ini, beberapa pemuda dari Distrik Mapia Tengah bergotong-royong mengerjakan dan pembersihan bersama di lokasi longsoran.

NABIRE - Di tanjakan Piyakebo, nampak ruas jalan tertutup akibat longsor usai curah hujan pada malam hingga pagi hari kemarin terajdi. Dari kejadian ini, beberapa pemuda dari Distrik Mapia Tengah bergotong-royong mengerjakan dan pembersihan bersama di lokasi longsoran.
Hal ini seperti terang salah seorang guru honorer yang tinggal bersama dengan masyarakat, Mikail Degei, yang diterima pada hari Kamis (25/07/2024) lewat pesan pribadinya.
Jalan dan jembatan merupakan kebutuhan utama bagi masyarakat dan tidak terlepas dari warga masyarakat manapun, kata Mikail Degei, sehingga kerusakan ruas jalan Piyakebo dibersihkan oleh beberapa pemuda dari Distrik Mapia Tengah.
Para pemuda ini berasal dari dari Kampung Putapa, Diyeugi, Waneiwo dan Kampung Diyouto. "Transportasi jalan darat Piyakebo adalah kebutuhan utama yang menghubungkan empat distrik, yaitu Distrik Mapia Tengah, Mapia Barat, Piyaiye dan Distrik Sukikai Selatan serta kampung yang ada di dalam empat distrik itu," katanya.
Agar tidak terganggu aktivitas masyarakat keempat distrik bersama para pegawai, diharapkan kepada Pemerintah Kabupaten Dogiyai dan PT. Dewa Bukabado diminta melakukan perbaikan kerusakan jalan tersebut serta beberapa kerusakan jalan yang lainnya.
Warga masyarakat di empat distrik dan kampung-kampung itu selanjutnya tidak merasakan kesulitan untuk bisa menjalankan tugas dan aktivitas. "Ini yang kita sangat harapkan," pungkasnya.(modes)
Bagikan artikel ini



