Distrik Wandai Butuh Perhatian Pemerintah, Bandara Mbugulo Kembali Beroperasi
NABIRE - Selama kurang lebih dua tahun sejak tahun 2020-2021, Bandara Mbugulo Distrik Wandai Kabupaten Intan Jaya, tidak pernah didarati pesawat berbadan kecil. Akibatnya, masyarakat yang ada di sebelas kampung di wilayah Distrik Wandai kurang mendapat perhatian dari pemerintah daerah.

NABIRE - Selama kurang lebih dua tahun sejak tahun 2020-2021, Bandara Mbugulo Distrik Wandai Kabupaten Intan Jaya, tidak pernah didarati pesawat berbadan kecil. Akibatnya, masyarakat yang ada di sebelas kampung di wilayah Distrik Wandai kurang mendapat perhatian dari pemerintah daerah.
Demikian dikatakan salah satu tokoh intelektual asal Kampung Mbugulo Distrik Wandai, Agustinus Ugipa, SM saat bertandang ke Kantor Redaksi Papuapos Nabire, Selasa (11/01/22) kemarin.
Dikatakan Agustinus Ugipa, kefakuman penerbangan di Bandara Kampung Mbugulo karena faktor situasi keamanan pada dua tahun belakangan ini. Selain itu juga karena keadaan landasan pacu Bandara yang sudah ditumbuhi rumput dan tidak terawat, serta rusak ulah ternak peliharaan warga masyarakat yang berada di sekitar wilayah Kampung Mbugulo Distrik Wandai Kabupaten Intan Jaya.
“Selama dari tahun 2020 sampai dengan 2021, kurang ada perhatian dari pemerintah terhadap masyarakat di kampung-kampung wilayah Distrik Wandai, baik itu perhatian dari pemerintah distrik maupun pemerintah kabupaten dan juga lembaga legislatif Kabupaten Intan Jaya,” ungkapnya.
Dirinya juga mengakui, dua tahun belakangan ini situasi keamanan di Distrik Wandai kurang kondusif. Namun, bukan berarti pemerintah tidak hadir di tengah-tengah masyarakat, karena alasan-alasan tersebut. Karena, pemerintah wajib melakukan pelayanan terhadap masyarakat dalam situasi apapun. Sebab masyarakat adalah bagian dari pemerintah itu sendiri yang membutuhkan perhatian dari pemerintah demi kemajuan daerah.
Menurutnya, selama dua tahun terakhir ini ada juga sejumlah bantuan yang diberikan dari legislatif kepada warga masyarakat di Distrik Wandai. Tetapi, bantuan finansial tersebut tidak diberikan kepada warga masyarakat yang berdomisili di Distrik Wandai Kabupaten Intan Jaya. Tetapi diberikan kepada warga masyarakat asal Distrik Wandai yang berdomisili di Kabupaten Nabire.
“Kedepan jangan lagi terjadi hal seperti ini. Berikan bantuan pada tempatnya dan tepat sasaran. Sehingga masyarakat yang memang berhak untuk menerima bantuan tersebut betul-betul bisa menikmati dan memanfaatkan bantuan tersebut dengan baik,” ujarnya.
Dirinya juga menghimbau kepada pemerintah daerah, baik pemerintah distrik maupun Pemerintah Kabupaten Intan Jaya, serta lembaga legislatif Kabupaten Intan Jaya untuk mempunyai perhatian serius kepada warga masyarakat Distrik Wandai.
“Ketika ada proyek yang harusnya dikerjakan di Distrik Wandai, jangan dialihkan ke fistrik lain. Karena hanya masalah faktor tertentu. Karena, masyarakat di Distrik Wandai juga butuh perhatian infrastruktur dari pemerintah juga, bukan hanya distrik lain saja yang butuh. Dan transparansi dan keterbukaan anggaran juga harus betul-betul diperhatikan oleh pemerintah,” tuturnya.
Bandara Mbugulo Kembali Didarati Pesawat
Bandara Mbugulo yang berada di Kampung Mbugulo Distrik Wandai Kabupaten Intan Jaya, Kamis (16/12/21) lalu sudah kembali didarati pesawat berbadan kecil. Hal ini berkat kerjasama warga masyarakat dan juga peran serta gereja-gereja, dan juga dari salah satu Pater Gereja Katolik yang bertugas melayani warga masyarakat di Kampung Mbugulo Distrik Wandai.
Kata Ugipa, secara pribadi dan anak asli Kampung Mbugulo sangat berterima kasih kepada pihak-pihak maskapai, salah satunya AMA Jayapura yang sudah mau menerima permintaaan aspirasi warga masyarakat untuk terbang kembali ke Kampung Mbugulo, karena masyarakat juga sangat membutuhkan transportasi udara.
“Saya sendiri sudah bertemu dengan pihak-pihak penerbangan, bahkan saya sendiri berusaha ketemu dengan pihak AMA Jayapura, dengan menggunakan biaya sendiri tanpa bantuan dari siapa-siapa, apalagi pemerintah. Saya juga berjuang sendiri, dan sangat disayangkan, tidak ada bantuan pemerintah untuk hal tersebut, padahal ini tugas pemerintah sebenarnya. Terima kasih Pater Mbugulo yang selalu memberikan motivasi kepada kami, dan akhirnya Pesawat AMA kembali mendarat di Mbugulo,” ucapnya.
Dirinya berharap agar waraga masyarakat tetap menjaga keamanan di wilayah Disrtik Wandai, khususnya di Kampung Mbugulo. Agar pelayanan transportasi penerbangan ini terus bisa beroperasi dan perhatian pembangunan itu akan terus berjalan di Distrik Wandai, untuk kemajuan Distrik Wandai.
“Kami bersihkan kembali Bandara, partisipasi masyarakat di Distrik Wandai sangat –sangat luar biasa, akhirnya AMA juga siap melayani penerbangan kembali dengan melakukan penerbangan ke dan dari Bandara Mbugulo dua kali dalam seminggu, puji Tuhan,” pungkasnya. (cad)
Bagikan artikel ini



