Disnakertrans ESDM Gelar Pelatihan Tenaga Kerja OAP Papua Tengah

NABIRE - Data pengangguran di Papua Tengah diperkirakan mulai meningkat jumlahnya dan pencari kerja yang terus bertambah sementara lowongan terbatas, serta minimnya akses informasi antara perusahaan dan pencari kerja.
Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Energi dan Sumber Daya Mineral, Frets James Boray, melaksanakan pelatihan komputer kepada Orang Asli Papua (OAP).
Frets James Boray, saat ditemui Papuapos Nabire, Selasa (22/10/25), mengatakan kegiatan pelatihan komputer memang pesertanya terbatas hanya 10 orang, jadi semua administrasi itu ada di mereka.
“Tujuan daripada kita buat kegiatan ini menyangkut masalah komputer ini dan memang tingkat pengangguran di Papua Tengah cukup tinggi. Sekarang angka pengangguran dari Papua Tengah ini sudah masuk di 14 ribu.
Dengan demikian, pemerintah daerah harus mengambil langkah-langkah konkret,” ujarnya.
Lanjutnya, Gubernur Papua Tengah memerintahkan untuk memperbanyak pelatihan. “Bapak gubernur memerintahkan perbanyak pelatihan. Karena lewat pelatihan kita punya anak-anak Papua bisa dan siap digunakan di mana saja," ujarnya.
Jadi bukan satu kegiatan ini saja, termasuk kegiatan Biovlog, pengelolaan ikan air tawar, budidaya. “Terus kita juga buat untuk pengelasan yang ada di Makassar,” katanya.
Selain itu, di bidang otomotif itu di Sorong dengan menjahit di Sorong. Sebelumnya untuk komputer dengan jumlah peserta hanya 10 orang, sehingga diharapkan dari 10 itu sudah bisa memahami pelaksanaan komputer dengan baik.

“Jadi saya kemarin berpesan kepada mereka agar latihan komputer ini, pertama itu bermanfaat untuk diri sendiri. Kedua itu bermanfaat untuk orang lain dan yang terakhir itu sebenarnya mendukung karir apa saja ke depan dan pelatihan tersebut berlangsung selama 21 hari,” tambahnya.
Dirinya juga mengharapkan ke depan, kalau BLK sudah ada atau instruktur pengajar dan segala macam, mereka sudah siap masuk ke balai latihan kerja yang sudah disiapkan. “Ke depan kita punya anak-anak ini sudah bisa bersaing di pasar kerja dan mengisi pekerjaan-pekerjaan yang ada,” tandasnya.(rob)
Bagikan artikel ini



