Disnakertrans Akan Gelar Pelatihan Pengelasan Khusus OAP, Siap Cetak Tenaga Terampil

NABIRE - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Nabire akan menyelenggarakan pelatihan pengelasan yang dikhususkan bagi Orang Asli Papua (OAP). Kegiatan ini dijadwalkan akan dilaksanakan pada Senin, 8 September 2025, bertempat di SMK Negeri 2 Nabire.
Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan keterampilan masyarakat asli Papua di bidang pengelasan.
Kepala Disnakertrans Nabire, Marselianus Rae, S.Pd, menjelaskan bahwa program ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam memberdayakan sumber daya manusia lokal.
"Kami ingin memberikan kesempatan kepada para masyarakat OAP untuk memiliki keahlian yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini," ujar Marselianus saat dihubungi melalui telepon seluler, Rabu (03/09/2025).
Menurutnya, keterampilan pengelasan sangat dibutuhkan di berbagai sektor, mulai dari konstruksi hingga industri manufaktur. Dengan memiliki sertifikasi dan kemampuan yang mumpuni, para peserta diharapkan dapat bersaing di pasar kerja dan menciptakan peluang usaha mandiri.
"Ini bukan sekadar pelatihan, tetapi investasi untuk masa depan mereka," tambahnya.
Marselianus mengungkapkan bahwa pelatihan ini diselenggarakan berkat dukungan dana Otonomi Khusus (Otsus). "Dana Otsus ini memang dialokasikan untuk program-program yang langsung menyentuh dan memberikan manfaat bagi masyarakat OAP. Kami memastikan setiap rupiah yang dikeluarkan digunakan seefektif mungkin untuk meningkatkan kualitas hidup mereka," jelasnya.
Para calon peserta pelatihan diharapkan memanfaatkan kesempatan emas ini sebaik-baiknya. Disnakertrans telah melakukan sosialisasi dan pendataan untuk memastikan bahwa peserta yang terpilih benar-benar serius dan memiliki motivasi tinggi untuk belajar. Kuota peserta juga dibatasi untuk memastikan proses pembelajaran berjalan efektif dan intensif.
Dengan adanya pelatihan ini, Disnakertrans Nabire berharap dapat melahirkan bibit-bibit unggul tenaga kerja terampil dari kalangan OAP. Ke depannya, program serupa diharapkan dapat terus berlanjut dengan berbagai jenis keterampilan lainnya untuk mendukung pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Nabire.(sam)
Bagikan artikel ini



