Disnakertran Nabire Tutup Pelatihan Las
NABIRE - Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Dinaskertrans) Kabupaten Nabire telah menutup kegiatan pengelasan. Pelatihan las ditutup langsung Kepala Disnakertrans Kabupaten Nabire, Marselianus Rae, S.Pd, di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Nabire, Jum'at (16/08/2024).

NABIRE - Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Dinaskertrans) Kabupaten Nabire telah menutup kegiatan pengelasan. Pelatihan las ditutup langsung Kepala Disnakertrans Kabupaten Nabire, Marselianus Rae, S.Pd, di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Nabire, Jum'at (16/08/2024).
Pelatihan yang sudah berlangsung selama lima hari diikuti sebanyak 70 peserta, khususnya dalam pengelasan dasar. Kegiatan pelatihan las berdasarkan unit kompetensi untuk meningkatkan ketrampilan kerja bagi masyarakat asli Papua atau OAP.
"Sangat disayangkan kalau dalam pelatihan tidak mengikuti dengan sungguh-sungguh. Kesempatan emas dan peluang besar untuk peserta, demi kesejahteraan," ucapnya.
Marselianus berharap kepada para peserta pelatihan las, ketika kesempatan ini tidak mengikuti dengan baik akan merugi. Kapan lagi saudara-saudara mau berubah untuk mengisi pembangunan di Papua Tengah ini. Siapa lagi yang membangun di daerah ini bukan diri sendiri. Ia juga memberikan peralatan las sebagai simbolis kepada kedua peserta.
"Harapan Pemerintah Kabupaten Nabire melalui Disnakertrans, dari 70 peserta ini setelah selesai dari pelatihan las bisa menjadi pengusaha-pengusaha yang sukses," ucapnya.
Yang tidak mengikuti dengan baik atau belum paham, dirinya berpesan tahun berikut tidak seperti ini pasti akan berbeda.
"Apabila dalam kegiatan ini ada kata-kata yang kurang berkenan dari staf Disnakertrans memohon maaf, juga untuk semua pihak sekolah yang selama ini mengganggu aktivitas kegiatan belajar mengajar kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya," ujarnya.
Sambutan dari Ketua Panitia Tiance Pigome mengatakan, para peserta pelatihan ini sudah belajar pengelasan, bagaimana caranya bisa menjadi pengusaha dan sukses. Supaya dapat menghasilkan uang dari usaha sendiri.
"Orang bisa hidup karena mempunyai skill atau mempunyai keahlian dan bisa berkembang serta harus bisa menghasilkan sesuatu," pungkasnya.
Kegiatan penutupan las ini dihadiri oleh Kepala Disnakertrans, Kepala SMK Negeri 2, Kepala Bappeda Nabire yang mewakili, narasumber, para instruktur, guru-guru SMK N 2 Nabire, staf Disnakertrans serta peserta pelatihan.(sam)
Bagikan artikel ini



