NABIRE – Dinas Peternakan (Disnak) Kabupaten Nabire dalam tahun anggaran ini memfokuskan perhatian pembangunan dibina peternakan pada lima distrik. Kegiatan pengembangan dan pembinaan peternak di lima distrik yakni Distrik Nabire, Nabire Barat, Makimi, Wanggar dan Yaur dengan dana Otonomi Khusus (Otsus) Papua.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Nabire, Melkias Yeimo di ruang kerjanya, Selasa (8/8) mengungkap pembinaan dan bantuan yang disediakan Dinas Peternakan di lima distrik tersebut berupa bantuan bibit ternak, kandang babi, ayam kampung, ayam pedaging dan pakan ternak. Dan bantuan tersebut tidak merata untuk setiap distrik dan di distrik juga tidak merata di semua kampung.

Melkias Yeimo mengatakan untuk bantuan kandang babi sebanyak 10 kandang yang diberikan melalui kelompok dan keluarga. Tidak hanya babi tetapi bantuan berupa bangun kandang termasuk kandang sapi milik orang asli Papua (OAP) karena dananya bersumber dari dana Otsus Papua.

Bantuan berupa pembuatan kandang, penyebaran bibit dan pakan sebagian besar di empat distrik yakni, Distrik Nabire, Wanggar, Nabire Barat dan Makimi. Sementara di Distrik Yaur berupa bantuan bibit ternak ayam kandang dan kandang. Menurut Yeimo, paket bantuan untuk ternak babi tidak masuk di Yaur karena ternak babi di sana belum ada yang piara di kandang.

Oleh sebab itu, di Distrik Yaur, Dinas Peternakan membangun dua kandang untuk ayam kampung di Kampung Akudiomi, Sima. Menurut Melkias Yeimo di distrik ini potensi juga sapi tetapi itu dikampung yang dihuni warga non Papua dengan tidak masuk dalam paket bantuan yang bersumber dari dana Otsus Papua.

Selain babi dan kandang, dalam tahun anggaran ini, kata Yeimo, Dinas Peternakan juga membantu bibit dan kandang ayam potong dan pedaging. Bantuan bibit ayam kepada 3 kelompok, dua diantaranya di Distrik Yaur. Sedangkan untuk ayam potong kepada 15 peternak ayam pedaging yang tersebar di beberapa distrik. “Bantuannya diberikan per keluarga,” jelasnya.

Selain bibit dan kandang ayam dan babi, Disnak juga membantu mesin pakan ternak dari biji-bijian untuk menekan biaya pakan ternak.


Mesin Potong Rumput


Dalam tahun anggaran ini, Dinas Peternakan (Disnak) Kabupaten Nabire akan menyediakan satu unit mesin potong rumput bagi peternak. Mesin tersebut akan diserahkan kepada peternak orang asli Papua (OAP) karena dibiayai dengan dana Otonomi Khusus (Otsus) Papua.

Yeimo menjelaskan mesin potong rumput tersebut membantu peternak untuk memotong pakan menjadi ukuran kecil untuk diberikan kepada ternak sapi. Mesin tersebut disiapkan untuk membantu peternak memotong rumput sebelum diberikan kepada ternak sapi supaya ada banyak pakan bagi ternaknya. (ans)